Bapok Murah Disperindag Papua Barat Diserbu Warga R4, 607 Paket Ludes

WAISAI, gardapapua.com — Konsep pasar murah yang hampir setiap tahun digelar oleh Pemerintah di Provinsi Papua Barat melalui OPD teknis serta dukungan kemitraan para distributor sangat dinilai strategis.

Hal ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama hari raya besar keagamaan seperti pada bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 2019.

Terpantau sejak pukul 08.00 WIT bazar pasar murah ramadhan 1440 Hijriah yang digelar oleh Disperindag Papua Barat, Selasa (21/5) langsung diserbu warga yang ingin berbelanja kebutuhan pokok tersebut dengan harga yang relatif sedikit murah jika dibanding harga diluar pasar murah.

Kabid Perdagangan disperindag provinsi Papua Barat Melky Werinussa mengatakan, bahwa sejumlah kebutuhan pokok yang dijual, antara lain minyak goreng, gula pasir, beras, dan beberapa paket minuman bersoda kaleng dan botol seperti fanta, sprite dan cocacola menjadi incaran warga Waisai.

” Jadi kita jual perpaket terdiri dari Minyak goreng 1 gen ukuran 5 liter
Gula 3 Kilogram, Mentega 200 gram 5 bungkus, Tepung terigu 3 Kg, itu total harga Rp. 100 ribu, “Jelasnya

” Sementara Non Paket terdiri dari Coca cola 1 dus harga dihargai Rp. 85 ribu dan Beras 10 Kg Rp. 100 ribu, terdiri dari Paket 100 ribu sejumlah 100 paket, beras 10 Kilogram jumlah 307 karung, minuman bersoda Jumlah 300 dus, Total Bapok Berjumlah 607 paket,”Tutupnya. [**/Drk/Ian]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *