Seorang Anak Di Manokwari, Tega Telantarkan Ortu dan Anak Kandungnya

MANOKWARI, gardapapua.com — Kisah penelentaraan orang tua oleh anak kandung terjadi di Manokwari.

Kasus yang terjadi distrik masni, SP 8, kampung wariori, Kabupaten Manokwari ini menarik perhatian masyarakat luas.

Terlebih, ketika warga masyarakat sekitar turut meluapkan kekesalan kebiadaban itu melalui ragam postingan disosial media, memperlihatkan perlakuan tak manusiawi harus di alami wanita paruh baya itu bersama cucunya yang masih berumur belia.

Dia adalah HP (78 th) oleh anak kandungnya sendiri, atas nama Fitson Yehosua tega menelantarkan ibu dan anak kandungnya.

Anak kandungnya dari istri pertama itu, diperkirakan telah berhari – hari tak lagi memakai pakaian atau baju yang layak, dan tidak dibersihkan dirinya oleh orang tua yang tak lain adalah ayahnya sendiri.

Dimana sesuai informasi yang dihimpun, pelaku Fitson Yehosua mengikat ibunya dengan menggunakan tali yang dikenakan pada leher.

Atas kejadian tersebut, pihak kepolisian sektor masni langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara juga setelah salah satu warga atas nama Denis, melaporkan kejadian tersebut ke polsek setempat, pada tanggal 21 mei 2019 lalu.

Pihak kepolisian yang tiba di TKP langsung melakukan komunikasi dengan warga setempat, dari informasi yang diterima bukan saja telah di telantarkan namun ternyata juga diduga dianiaya.

Kapolsek Masni Ipda Slamet Wibowo yang dikonfirmasi mengatakan, petugas telah mendatangi TKP dan menemukan korban HP (78 th) dalam kondisi sangat kurus, dan terdapat luka lecet pada kaki kanan dan kiri, dan tidak menggunakan pakaian.

Kasus yang menyita perhatian warga setempat, mengetuk pintu hati pihak kepolisian guna melakukan komunikasi dengan tokoh masyarakat dari salah satu suku untuk mencari solusi.

Alhasil atas koordinasi ini, korban HP (78th) telah mendapatkan perawatan oleh warga setempat, sementara pelaku saat ini telah diamankan di polsek Masni. [KK/Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *