Pemilu Telah Selesai, Kita Adalah Sahabat

MANOKWARI, gardapapua.com — Jajaran Polres Manokwari melaksanakan ikrar janji Deklarasi Damai pemilihan umum (Pemilu) tahun 2019.

Deklrasi damai ini merupakan komitmen bahwa secara keseluruhan pelaksanaan Pemilu di Kabupaten Manokwari sepenuhnya telah selesai dan menunggu keputusan komisi pemilihan umum (KPU) Pusat.

Mengangkat tema “Mari kita menjaga persatuan, dan kesatuan serta kedamaian /Kesejukan di Kabupaten Manokwari, Papua Barat”, kegiatan yang dilaksanakan di gedung aula polres Manokwari, Jumat (26/4/2019) terpantau berjalan baik.

Kegiatan ini, turut dihadiri oleh Ketua Pengadilan Manokwari Heru Hanindyo, SH, Kajari Manokwari T. Banjar Nahor, Kapolres Manokwari AKBP Adam Erwindi, Sekda Manokwari Aljabar Makatita, Ketua KPU Manokwari Abdul Muin, dan Ketua Bawaslu Manokwari Melky Mandowen, dan perwakilan Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, MUI Kabupaten, dan perwakilan anggota Partai Politik Manokwari.

Kapolres Manokwari AKBP Adam Erwindi mengatakan bahwa, tujuan pelaksanaan kegiatan deklarasi ini, adalah sebagai ajakan dan himbauan kepada masyarakat kota Manokwari untuk tetap tenang dan berkomitmen menjaga situasi kamtibmas aman dan tentram pasca pemilu.

” Kegiatan deklarasi ini kita mengajak masyarakat Manokwari agar sama – sama menunggu hasil keputusan Pemilu dari KPU pusat, sehingga tidak ada lagi yang memperkeruh suasana sampai masa dan waktu penetapan hasil resmi dari KPU.

Komitmen Ikrar Janji Pemilu Damai Tahun 2019, Manokwari

Sementara itu, Melky Mandowen selaku perwakilan Bawaslu Kabupaten Manokwari, Papua Barat menjelaskan bahwa, sepenuhnya peran penyelenggara pemilu di Manokwari telah bekerja baik. Meski tak menampik, masih adanya beberapa indikasi dan tudingan ditujukan kepada para penyelenggara pemilu atas kurang profesional para kelompok penyelenggara pemilu baik KPU, Bawaslu dan jajaran dalam pelaksanaan pemilu tahun 2019 di Kota Manokwari.

” Kami berjalan baik dengan baik dengan pihak KPU, Polres dan kemitraan. Kita manusia tidak sempurna, tetap ada kekurangan. Namun kami telah berusaha bekerja dengan baik, meski ada indikasi – indikasi yanh ditujukan kepada pihak kami, “Ucap Melky Mandowen

Selain itu, terang melky, bahwa pelaksanaan pemilu di Manokwari sesungguhnya tidak ada indikasi pelanggaran signifikan yang mengarah kepada unsur tindak pidana hukum.

Sehingga, sebagai warga negara yang baik, sewajibnya dan telah berlalu masa kepemiluan tersebut, agar jangan ada lagi sekat – menyekat ditengah kehidupan bermasyarakat. Tetapi, mampu mewujudkan kebersamaan arti seorang sahabat di Kota Manokwari, yang merupakan peradaban lahirnya injil kota damai.

” Mari jaga persaudaraan, persahabatan dan kemitraan menjaga manokwari kota aman. Adalah mari kita ciptakan Manokwari kota damai,”Tukasnya. [ian]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *