Aspirasi RakyatDaerahGarda Papua BaratGarda Teluk BintuniHeadline newsPendidikan

Gerak Cepat Tuntaskan Keluhan Bansos Mahasiswa Yang Terhambat, Ini Komitmen Kadis Disdikbudpora Teluk Bintuni

TELUK BINTUNI, gardapapua.com – Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disdikbudpora), Kabupaten Teluk Bintuni, Dr. Henry D. Kapuangan, S.Pd., S.IP.,MM bersama jajarannya bergerak cepat menuntaskan persoalan bantuan sosial (bansos) mahasiswa asal Teluk Bintuni yang sedang menempuh pendidikan di Manokwari maupun di Bintuni.

Permasalahan tersebut mencuat setelah sejumlah mahasiswa yang dikoordinir Wakil Ketua Ikatan Mahasiswa Unipa asal Teluk Bintuni, Yason Sioho, mendatangi Kantor Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Teluk Bintuni untuk menyampaikan keluhan terkait belum diterimanya dana bansos oleh sebagian mahasiswa penerima.

Dalam pertemuan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan didampingi Kepala Kasubag Perencanaan dan Keuangan Finsensius H. Messah serta staf penginputan data Darius Susure. Sebelum dilakukan dialog, para mahasiswa sempat melakukan pemalangan kantor sebagai bentuk protes atas keterlambatan pencairan bantuan sosial pendidikan.

Menanggapi aksi itu, Dr. Henry Kapuangan langsung menemui para mahasiswa dan memberikan penjelasan terkait sejumlah hambatan yang terjadi dalam proses penyaluran bantuan sosial.

Salah satunya hambatan keterlambatan pencairan bansos bukan disebabkan penghentian bantuan, melainkan adanya kendala administrasi pada data penerima, diantaranya ada nomor rekening yang salah di input serta nomor rekening penerima yang sudah tidak aktif.

“Sebagian dana bansos sebenarnya sudah diproses, namun terdapat kendala administrasi seperti kesalahan nomor rekening dan data yang belum lengkap sehingga perlu dilakukan perbaikan kembali,”Jelas Henry Kapuangan, saat berdialog bersama mahasiswa di kantor dinas, pada senin (11/5/2026).

Setelah dilakukan klarifikasi bersama, diketahui bahwa sebagian besar data mahasiswa sebenarnya telah terinput, namun terdapat kesalahan pada nomor rekening penerima sehingga dana belum dapat masuk ke rekening masing-masing mahasiswa.

Mendengar penjelasan tersebut, para mahasiswa akhirnya memahami kendala yang terjadi dan sepakat membuka kembali palang kantor sehingga aktivitas pelayanan di Dinas Pendidikan dapat berjalan normal seperti biasa. Seluruh persoalan pun berhasil diselesaikan pada hari itu juga melalui dialog bersama.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan juga meminta mahasiswa untuk kembali melakukan pengecekan terhadap data penerima bantuan sosial. Jika masih terdapat mahasiswa yang belum terdaftar, maka diminta segera melengkapi dan menyerahkan data agar dapat diteruskan ke Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Teluk Bintuni guna proses pencairan, ke masing – masing rekening aktif mahasiswa penerima manfaat.

Henry menegaskan bahwa pihaknya tetap berkomitmen memperjuangkan hak-hak mahasiswa dan memastikan bantuan sosial pendidikan tersalurkan tepat sasaran kepada seluruh mahasiswa asal Teluk Bintuni yang berhak menerima.

“Kami berharap mahasiswa tetap tenang dan terus berkoordinasi dengan pihak dinas agar seluruh proses administrasi dapat segera diselesaikan,”Pungkasnya. [Ian/Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *