Terbagi Dalam Lima Peminatan Keahlian, Angkatan Wisuda ke 20 P2TIM Siap Masuki Dunia Kerja Migas
TELUK BINTUNI, gardapapua.com — Sebanyak 85 peserta berhasil lulus dari program Basic Qualification Pusat Pelatihan Teknik Industri dan Migas (P2TIM) Teluk Bintuni dalam acara Graduation Batch (Angkatan Wisuda) ke-20, pada Senin (11/5/2026), menambah jumlah tenaga kerja terampil di sektor migas Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat.
Dari total 97 peserta yang mengikuti pelatihan, 85 orang dinyatakan lulus dan siap memasuki dunia kerja. Sebanyak 33 di antara mereka melanjutkan ke jenjang berikutnya melalui program Upskilling Qualification selama 25 hari pembelajaran efektif.
Mewakili Bupati, Staf Ahli Bupati Bidang Pengawasan, Victor E. Ririhena, menegaskan pentingnya pelatihan ini bagi pembangunan daerah.
“Kekayaan alam yang kita miliki ini baru akan memberikan manfaat maksimal jika dikelola oleh sumber daya manusia yang berkualitas, terampil, dan berkarakter,”Ujar Victor.
Lulusan Batch 20 tersebar di lima peminatan keahlian yang dibutuhkan industri: Electrical (18 orang), Scaffolding (18 orang), Rigger (15 orang), Welder (17 orang), dan Hospitality (17 orang).
P2TIM pada angkatan ini menjalankan dua jalur pembelajaran. Program Basic Qualification didukung Petrotekno, dirancang untuk mengubah masyarakat tanpa keahlian khusus menjadi tenaga kerja berkompetensi teknis. Program Upskilling Qualification hadir untuk merespons standar rekrutmen industri yang kian kompetitif.
Teluk Bintuni merupakan kabupaten penghasil minyak dan gas bumi terbesar di Provinsi Papua Barat. Keberadaan P2TIM dinilai strategis agar warga lokal menjadi pelaku aktif, bukan sekadar penonton, dalam industri yang berjalan di wilayah mereka sendiri.
Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni menyatakan akan terus berkolaborasi dengan P2TIM dan mitra kerja untuk menjadikan lembaga ini pusat pencetak tenaga kerja terampil di daerah. [TIM/RED]
