DaerahGarda KaimanaGarda Papua BaratInfo Ekobiez

Perkuat Kapasitas Kelembagaan, Disperindagkop Gelar Peningkatkan SDM Pengelolaan Koperasi Daerah

KAIMANA, gardapapua.com — Pemerintah Kabupaten Kaimana melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM menggelar kegiatan Pelatihan dan Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Perkoperasian Tahun 2026 sebagai upaya memperkuat kapasitas kelembagaan dan profesionalisme pengelolaan koperasi di daerah.

Kepala Dinas Perindagkop dan UMKM Kabupaten Kaimana sekaligus Ketua Panitia, Baren Tumanat, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari subkegiatan peningkatan produktivitas koperasi yang mencakup penguatan nilai tambah usaha, perluasan akses pasar, akses pembiayaan, penataan manajemen, standarisasi, hingga rekulturisasi usaha koperasi sebagaimana tertuang dalam Rencana Kerja (Renja) Dinas Tahun 2026.

“Kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas SDM koperasi agar mampu mengelola organisasi secara profesional, mandiri, dan berdaya saing,”Ujarnya.

Pelatihan ini dibiayai melalui Dana Otonomi Khusus Papua pada program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Program tersebut bertujuan memberikan pengetahuan, keterampilan, serta pemahaman regulasi kepada pengurus dan anggota koperasi di Kabupaten Kaimana.

Pelaksanaan kegiatan berlandaskan sejumlah regulasi, antara lain Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian, Peraturan Menteri Koperasi dan UKM Nomor 9 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan dan Pembinaan Perkoperasian, serta Renja Dinas Perindagkop dan UMKM Tahun 2026.

Adapun tujuan utama kegiatan meliputi peningkatan kemampuan manajerial pengurus koperasi, pemahaman terhadap regulasi terbaru bidang perkoperasian, serta mendorong peningkatan produktivitas dan daya saing koperasi hingga tingkat kampung dan distrik.

Kegiatan pelatihan dilaksanakan selama tiga hari dan diikuti sebanyak 200 peserta yang terdiri dari ketua dan pengurus koperasi desa atau kelurahan Merah Putih serta pengurus koperasi eksisting di Kabupaten Kaimana. Materi pelatihan disampaikan oleh narasumber dari Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Perkoperasian Indonesia (LAPENKOP).

Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif melalui ceramah, diskusi kelompok, workshop, simulasi Rapat Anggota Tahunan (RAT), serta penyusunan rencana aksi koperasi yang dapat langsung diterapkan di wilayah masing-masing.

Baren Tumanat mengapresiasi seluruh peserta yang hadir dari berbagai distrik di Kaimana, termasuk peserta yang menempuh perjalanan jauh melalui jalur laut maupun darat.

Ia berharap seluruh peserta mampu menyerap materi secara maksimal, aktif berbagi pengalaman, menyusun rencana aksi konkret, serta membangun jejaring kemitraan antar koperasi lintas distrik guna memperkuat ekonomi kerakyatan di daerah.

“Keikutsertaan peserta menjadi bukti komitmen bersama dalam membangun koperasi sebagai pilar ekonomi masyarakat,”Katanya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Kaimana menargetkan koperasi semakin produktif, tertata secara kelembagaan, serta mampu menjadi motor penggerak pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal. [JO/RED]

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *