Wabup Joko Lingara Resmikan MTQ ke-XI Teluk Bintuni, Momentum Integrasikan Nilai Al-Qur’an dan Kearifan Lokal
TELUK BINTUNI, gardapapua.com – Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni melalui Wakil Bupati, Joko Lingara, resmi membuka pelaksanaan kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XI tingkat Kabupaten Teluk Bintuni tahun 2026. Kegiatan tersebut digelar di Lapangan GSG Distrik Bintuni, pada Sabtu (4/4/2026).
Pembukaan MTQ ini menjadi momentum penting dalam upaya meningkatkan syiar Islam serta memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat Kabupaten Teluk Bintuni, serta menjadikan nilai-nilai luhur Al-Qur’an sebagai fondasi utama dalam memperkokoh persatuan, keharmonisan sosial, serta kemajuan peradaban daerah.
Wakil Bupati Teluk Bintuni, Joko Lingara, dalam momentum Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XI tingkat Kabupaten Teluk Bintuni tahun 2026 menjelaskan, bahwa melalui tema agung: “Mewujudkan Masyarakat Religius yang Serasi dengan Nilai-Nilai Al-Qur’an dan Kearifan Lokal”, tema ini bukan sekadar slogan, melainkan cerminan tekad kolektif untuk membangun masyarakat yang tidak hanya taat beribadah, tetapi juga beradab dan menjaga identitas budaya.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati juga menyampaikan bahwa pelaksanaan MTQ bukan sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi antar masyarakat dalam merawat agama keluarga dalam balutan kearifan lokal.
Joko Lingara menyoroti kekayaan budaya daerah yang dikenal dengan sebutan Tanah Sisar Matiti. Ia menegaskan bahwa kearifan lokal adalah identitas yang wajib dijaga dan dilestarikan.
“Ketika nilai-nilai luhur budaya kita berjalan selaras dengan petunjuk Ilahi, niscaya akan melahirkan tatanan kehidupan yang damai, toleran, dan senantiasa dilimpahi keberkahan. Pembangunan yang kita cita-citakan bukan hanya kemajuan fisik, melainkan juga peningkatan kualitas spiritual dan moral masyarakat,”Ucap Wabup Joko Lingara.
Ia menambahkan, MTQ hadir bukan semata sebagai ajang kompetisi, melainkan sebagai sarana strategis dalam menegakkan syiar Islam, menumbuhkan kecintaan mendalam terhadap Kitabullah, serta membumikan ajaran-ajaran suci tersebut dalam sendi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Wakil Bupati juga menyampaikan harapannya agar kegiatan ini mampu menjadi wadah pembentukan karakter. Melalui MTQ ini, ikatan ukhuwah islamiyah dan ukhuwah wathaniyah diharapkan semakin erat, sehingga persatuan sebagai anak bangsa semakin kokoh tak tergoyahkan.
“Saya berharap lahir generasi Qur’ani yang tidak hanya fasih membaca kalamullah, tetapi juga mampu mengamalkannya dalam tindakan nyata. Generasi inilah yang kelak menjadi pilar utama kemajuan Teluk Bintuni yang religius, berakhlak mulia, dan bermartabat,”Tegasnya.
Kepada seluruh kontingen dan peserta yang bertanding, Joko Lingara mengajak untuk menampilkan kemampuan terbaik dengan semangat juang yang tinggi, namun tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas dan etika.
“Jadikan momen ini sebagai sarana tazkiyatun nafs atau penyucian jiwa, ajang silaturahmi, dan wadah pembelajaran untuk meningkatkan kualitas diri, bukan semata-mata untuk meraih kemenangan atau piala,”Pesannya.
Sementara itu, kepada Dewan Hakim, ia meminta agar menjalankan amanah dengan penuh profesionalisme, objektivitas, dan keadilan. Kepada seluruh masyarakat, ia mengimbau untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan kekhidmatan selama rangkaian acara berlangsung.
Di penghujung sambutannya, dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim dan memohon ridha Allah SWT, Wakil Bupati Joko Lingara secara resmi menyatakan: “Musabaqah Tilawatil Qur’an ke-XI Tingkat Kabupaten Teluk Bintuni Tahun 2026, dibuka secara resmi.” [TIM/RED]
