Fraksi Golkar Teluk Bintuni Siap Kawal Aspirasi Rakyat, Terutama DOB Babo Raya

TELUK BINTUNI, gardapapua.com — Fraksi Golongan Karya (Golkar) di DPRD Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, menyatakan siap mengawal aspirasi masyarakat terkait usulan lahirnya Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Babo Raya.

Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Teluk Bintuni, Erwin Beddu Nawawi melalui, Sekretaris Fraksi, Ayor Kosepa, saat dikonfirmasi media ini (1/7/2022), menuturkan bahwa sebagai putra daerah dirinya akan turut memperjuangkan terbentuknya DOB Babo Raya. Apalagi jika pembahasannya sudah masuk di tingkat DPRD Provinsi, bahkan jikalau sudah ada tembusan hingga ke tingkat pusat berdasarkan Surat Keputusan Bupati.

Seperti berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Teluk Bintuni, Nomor :131/171/BUP-TB/VI/2022, tentang persetujuan Pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Babo Raya dalam wilayah administratif Kabupaten Teluk Bintuni.

Tentu pihaknya sangat mendukung kebijakan politik Pemerintah Pusat dalam rangka penataan daerah otonom baru (DOB) bukan saja pada tingkat provinsi, namun juga di daerah Kabupaten / Kota sepatutnya dapat di bijaki dengan baik.

“Fraksi Golkar pada prinsipnya, bahwa apa yang namanya aspirasi masyarakat kita harus lihat itu sebagai sebuah representasi dari rakyat. Karena itu menjadi tugas kita sebagai wakil masyarakat di lembaga ini,” Ujar Sekretaris Fraksi, Ayor Kosepa

Selain daripada itu percepatan pembentukan DOB harus segera dilakukan dengan tujuan untuk, lebih mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat.

“Kami fraksi Golkar siap mengawal aspirasi ini karena soal DOB Babo Raya bukanlah sebuah hal baru lagi. Karena sejak zaman Mantan Bupati dua periode Alfons Manibui, yang juga selaku kader Partai Golkar usulan Babo Raya juga pernah diusulkan pada pemerintahan sebelumnya,” Ungkap Ayor Kosepa

“Juga telah secara pribadi saya kemarin menyampaikan dalam rapat pleno tersebut semoga Babo Raya ini ketika lahir dapat memberikan asas manfaat 100 persen buat semua masyarakat Babo Raya secara khusus masyarakat empat suku besar di sana,” Sambungnya.

Ayor kemudian berharap, agar dengan adanya pemekaran DOB Babo Raya, maka sangat diharapkan adanya penyerapan dan pemberdayaan Sumber Daya Manusia (SDM) dan penataan dunia kerja dan peluang – peluang karirnya dapat memanfaatkan anak – anak asli Babo Raya, untuk membangun negerinya.

“Yang berikut harapan saya adalah, SDM kita lebih persiapkan lagi agar kita bisa mampu bersaing sepuluh sampai dua puluh tahun kedepan. Juga agar jangan kemudian hari kita bukan ruang untuk orang lain nantinya dan kita sendiri tersisi karena tidak mampu bersain karena SDM kita. Sehingga kesempatan inilah harus menjadi asas manfaat bagi anak – anak di Babo Raya,” Tukasnya. [RF/RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *