Dibalik Permintaan Klarifikasi Kepada Gubernur, Ada Apresiasi Buat Sekda Nataniel Mandacan dari Politisi PDI-P

SORONG,gardapapua.com — Menanggapi polemik tempat pemakaman Anggota DPR-RI, Almarhum Jimmy Demianus Ijie, Wakil Ketua DPC PDI-Perjuangan Kota Sorong Yosep Titirlolobi, SH, meminta agar Gubernur Papua Barat dapat segera mengklarifikasikan alasan kenapa sampai tempat pemakaman dipindahkan.

Dimana sebelumnya Jenazah mendiang Jimmy Demianus Ijie, anggota DPR RI Dapil Papua Barat, disebut akan dimakamkan di Taman Makam Kasuari yang terletak disamping kantor Gubernur Papua Barat namun kemudian dipindahkan ke Taman Makam Bahagia Jl. Pahlawan, Sanggeng, Manokwari.

“Jadi saya mohon dan meminta agar gubernur papua barat dalam hal ini Bapak. Dominggus Mandacan bisa tolong klarifikasi hal ini. Sebab masih menjadi sebuah pertanyaan. Terlebih sebelumnya makam itu sudah Digali Ditaman Makam Kasuari di samping kantor Gubernur Papua Barat, kemudian ditutup dan dipindahkan ke Taman Makam Bahagia di Sanggeng atau dibelakang Taman Makam Pahlawan Provinsi Papua Barat,”Ungkap Yosep Titirlobi,SH melalui siaran persnya, Selasa (3/8/2021).

Menurut Yosep, Gubernur harus mengklarifikasi hal ini agar masyarakat luas tahu bahwa apa yang dilakukan tidak ada tendensius tertentu dalam memakamkan seorang Jimmy Demianus Ijie yang juga seorang pencetus dan aktor berdirinya Provinsi Papua Barat.

Hal ini harus dijelaskan oleh Gubernur Papua Barat Drs. Dominggus Mandacan supaya masyarakat tidak bertanya-tanya kenapa sampai almarhum dimakamkan di Manokwari bukan di makamkan di Taman Makam Pahlawan atau di Taman Makam Kasuari yang sudah digali dan ditutup kembali karena ada keberatan Gubernur sehingga almarhum Jimmy Demianus Ijie dipindahkan dan dikuburkan di hari Senin sore tanggal (26/07/2021).

“Tetapi atas perintah Gubernur kepada Sekda Provinsi Papua Barat agar almarhum Jimmy Demianus Ijie dimakamkan di Taman Makam Bahagia bukan di taman makam Kasuari Ini ada apa?,”Cetus Yosep dengan nada tanya

“Apalagi sebagai umat yang taat beragama tentu kita tahu bahwa kuburan yang sudah digali dan ditutup kembali tentu itu akan menjadi preseden buruk kedepan. Artinya kuburan yang sudah digali dibatalkan dan ditutup kembali pasti akan meminta korban dan itu namanya Pamali dan bagi setiap suku yang ada di Tanah Papua tahu akan hal itu,”Tegas Yosep.

Namun demikian, sebagai mantan staf ahli Almarhum anggota DPR-RI Jimmy Demianus Ijie, serta atas nama almarhum dan keluarga besar Ijie, Yosep Titirlobi,SH, yang juga merupakan Direktur LBH Gerimis Papua Barat ini tidak lupa juga mengucapkan banyak terimakasih kepada bapak Sekda Papua Barat, dalam hal ini Drs. Nataniel D Mandacan, M.Si yang sebelumnya telah menjemput langsung almarhum pada hari Minggu tgl 25 Juli 2021, pagi dibandara Rendani dan langsung memimpin serah terima dibandara dan mengantarkan almarhum langsung menuju rumah duka di Arowi.

“Kami apresiasi sekali kepada bapak Sekda Nataniel Mandacan, yang mana sudah menjemput dan memimpin langsung prosesi pengantaran jenazah ke rumah duka di Arowi, serta turut serta membantu beberapa hal demi kelancaran prosesi pemakaman Bapak, Abang Terkasih Alm. Jimmy Demianus Ijie, seorang tokoh pemekaran papua barat, asal Maybrat,”Tukasnya. [Rls/Tim/Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *