Kepala BPBD Sorsel Bantah Sebarkan Info Pembatasan Mobilitas Penduduk

TEMINABUUAN, gardapapua.com —-Terkait Postingan yang beredar di Medsos akhir – akhir ini menimbulkan berbagai pertanyaan warga Sorong Selatan, Vincente Campana Baay selaku Kepala BPBD Kabupaten Sorong Selatan yang juga menjabat sebagai Sekretaris Gugus Tugas Covid 19 Kabupaten Sorong Selatan akhirnya angkat bicara.

Dia mengklarifikasi dan membantah bahwa dirinya tidak pernah mengeluarkan pernyataan terkait pembatasan mobilitas penduduk ke Kabupaten Sorong Selatan dalam rangka mengantisipasi ancaman peningkatan kasus Covid 19 selama perayaan Idul Fitri 1442 H/Tahun 2021.

“Apa yang disebarluaskan dijejaring Sosial atau Medsos adalah Hoaks dan itu bukan saya yang sebarkan,”Jelasnya

Terkait aturan mengantisipasi ancaman peningkatan kasus Covid 19 selama perayaan Idul Fitri 1442 H di Sorong Selatan sampai saat ini masih menunggu rapat yang akan dipimpin oleh ketua Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sorong Selatan bersama Forkopinda bersama Tenaga Kesehatan, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Perangkat Gugus Tugas Covid 19 lainnya.

“Jadi Saya selaku Sekretaris Gugus Tugas Covid 19 Kabupaten Sorong Selatan tidak pernah mengeluarkan pernyataan apa pun tentang ini, yang disebarkan itu bukan saya yang lakukan,”Tegasnya

“Terkait Postingan ini saya pun tidak tahu siapa yang membuat dengan menyusun begitu rapi seolah olah saya yang lakukan dengan mengatas namakan saya itu berita Hoaks,”Sanggahnya menambahkan.

Sembari menegaskan, bahwa selaku Sekretaris Gugus Tugas Covid 19 Kabupaten Sorong Selatan dan kepala BPBD tidak pernah mengeluarkan pernyataan terkait hal ini.

“Sampai saat ini belum ada putusan Terkait aturan mengantisipasi ancaman peningkatan kasus Covid 19 selama perayaan Idul Fitri 1442 H di Sorong Selatandan kami masih menunggu hasil rapat ini,”Cetusnya

Dia lalu menghimbau kepada masyarakat atas berita yang dikeluarkan ini, jangan di percaya semua menunggu hasil keputusan yang resmi dari Bupati bersama Forkopimda dan Tim.

“Saya ulangi lagi bahwa pernyataan di Medsos itu Hoaks dan tidak benar. Mari kita bersama menunggu keputusan resmi dari Ketua Gugus Tugas dan TIM bersama Forkopimda.dan tokoh Masyarakat maupun tokoh Agama,”Ujarnya

Dia juga berharap, agar warga Sorong Selatan untuk tidak menyebarluaskan informasi ini dan segera menghapus postingan tersebut karena itu tidak benar. [EB/RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *