Pencanangan Vaksinasi Tahap II di Papua Barat Mulai Dilaksanakan

MANOKWARI, gardapapua.com — Lanjutan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 Tahap II mulai dilaksanakan di provinsi papua barat. Kegiatan tersebut ditandai melalui dilakukannya acara seremonial pencanangan yang ditandai dengan dilakukannya vaksin terhadap Gubernur Papua Barat Drs. Dominggus Mandacan, Kapolda Tornagogo Sihombing, Bupati Manokwari Hermus Indou dan diikuti jajaran forkopimda lainnya serta unsur pimpinan pekerja sosial/publik, organisasi kemasyarakatan, pada rabu (3/3/2021), bertempat di Arfak Convention Hall, Polda Papua Barat.

Gubernur Papua Barat Drs. Dominggus Mandacan saat memberikan sambutan dalam kegiatan pencanangan vaksinasi Covid-19 tahap II tingkat provinsi dan kabupaten Manokwari dan pelaksanaan vaksinasi massal covid 19 tahap II tersebut menyebutkan, bahwa sejak pada akhir Januari sampai dengan Februari telah dilaksanakan vaksinasi tahap satu dengan sasaran SDM kesehatan yang serentak di seluruh Indonesia di 34 provinsi dengan sasaran 1,4 juta jiwa.

Setelah SDM kesehatan yang mempunyai resiko tinggi pelayanan publik juga mempunyai Resiko yang tinggi terhadap penularan covid 19 karena interaksi dan mobilitas yang tinggi sehingga diharapkan vaksinasi tahap II ini dapat lebih maksimal pelaksanaannya sesuai dengan kelompok sasaran.

Dimana pelaksanaan tahap II dengan pelaksanaan minggu ke 4 Februari 2021 sampai dengan April 2021 dengan sasaran petugas pelayanan publik yaitu TNI-Polri, Satpol PP, Perangkat Distrik/Kampung, Seluruh anggota DPRD, para ASN serta petugas pelayanan publik lain yang terlibat secara langsung memberikan pelayanan kepada masyarakat, dan telah yang berusia 18 tahun ke atas serta kelompok usia lanjut 60 tahun sasaran tahap 2 meliputi 16,9 juta pelayanan publik dan 21,5 juta lansia.

Sementara tempat pelaksanaan vaksinasi akan dilaksanakan di fasilitas pelayanan kesehatan milik pemerintah pusat pemerintah daerah provinsi pemerintah daerah kabupaten kota atau milik masyarakat swasta yang memenuhi syarat fasilitas pelayanan tersebut meliputi Puskesmas klinik rumah sakit atau unit pelayanan kesehatan di Kantor Kesehatan Pelabuhan.

” Tujuan vaksinasi Covid-19 tahap II ini selain mendorong pembentukan kekebalan spesifik pada penyakit Covid-19 agar terhindar dari tertular ataupun kemungkinan sakit berat juga dapat melindungi individu keluarga dan masyarakat yang tidak masuk dalam sasaran vaksinasi ini,”Papar Gubernur

Gubernur juga menghimbau agar sebelum dan saat proses maupun sesudah pelaksanaan vaksinasi Covid-19 agar pelayanan publik dan lansia tetap menjalankan protokol kesehatan dengan ketat dan menerapkan prosedur 5 M. Yakni Memakai Masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, Membatasi mobilitas dan interaksi agar lebih efektif menekan penyebaran Covid-19.

” Menyikapi realita ini maka sangat diperlukan upaya perlindungan yang lebih spesifik dalam menghadapi langsung virus covid ini yaitu melalui vaksinasi untuk membentuk kekebalan kelompok mulai tanggal 13 Januari 2021 secara resmi program vaksinasi covid 19 di laksanakan di seluruh Indonesia termasuk di 13 kabupaten kota di Papua Barat dengan sasaran tahap pertama kepada tenaga kesehatan Pada pelaksanaan tahap pertama 14 Januari sampai dengan 28 Februari telah 82% tenaga kesehatan dan petugas di Papua Barat berhasil divaksinasi dosis pertama dan 57% dosis kedua,”Imbuh Gubernur

Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol Adam Erwindi, saat turut serta mengikuti rangkaian Vaksinasi Covid-19

“Saya berharap seluruh Tenaga Kesehatan sebagai Garda terdepan yang paling beresiko tertular maupun menularkan segera melengkapi dosis vaksinasinya sebagai upaya melindungi diri sendiri dan orang lain,”Harap Gubernur menambahkan.

Adapun sasaran tahap II ini sangat besar dan untuk Provinsi Papua Barat sendiri berjumlah sekitar 146993 orang yang harus di vaksinasi mulai hari ini sampai akhir Mei 2021. Sehingga dalam waktu 60 hari petugas kesehatan harus bisa menuntaskan tanggung jawab tersebut atau dengan kata lain diperlukan 5000 penyuntikan per hari untuk dapat mencapai target tersebut.

“Tentunya pihak Kesehatan tidak bisa bekerja sendiri diperlukan kolaborasi dan sinergitas yang baik antara pihak pelaksana dan institusi organisasi kelompok sasaran sebagai upaya mempercepat penyelesaian tahap II. Dengan begitu mulai bulan Juni 2021 kita sudah bisa dan siap melaksanakan vaksinasi tahap 3 dengan sasaran seluruh masyarakat usia 18 tahun ke atas yang berdomisili di daerah beresiko tinggi,”Jelas Gubernur

Gubernur lalu mengapresiasi contoh baik yang telah diperlihatkan pada kesempatan ini atas kolaborasi antara instansi kesehatan dan Polda Papua Barat bersama pihak kesehatan terkait, yang sukses menyediakan tenaga pelaksana dan pihak kepolisian memfasilitasi tempat maupun sarana pendukung yang dibutuhkan untuk vaksinasi sekitar 300 sasaran pada rabu 3/3/2021.

Kepada Organisasi profesi dan kemasyarakatan diminta untuk membantu memberi edukasi masyarakat dengan menyebarkan informasi yang baik dan benar terkait vaksinasi Covid-19 serta untuk semua pihak agar supaya bersinergi meningkatkan kerjasama saling mendukung dan gotong royong dalam pelaksanaan program vaksinasi ini demi mempercepat terbentuknya kekebalan kelompok.

“Untuk kita semua tetap jalankan protokol kesehatan secara disiplin jadilah teladan bagi masyarakat,”Pesan Gubernur. [Ian/Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *