Wujudkan Pilkada Aman di Raja Ampat, 129 Personel Polri Disiapkan Jaga TPS

WAISAI, gardapapua.com — Demi menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) guna mewujdukan pilkada aman di wilayah kabupaten raja ampat, setidaknya nanti ada 129 personil di polres raja ampat yang akan disiapkan untuk mengawal tahapan kampanye dan sosialisasi, dan disebarkan untuk menjalankan tugas pengamanan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) nantinya.

Hal ini dibenarkan Kapolres Raja ampat AKBP Andre JW Manuputy S.IK, saat ditemui gardapapua di ruang kerjanya jumat (23/10/2020), sekira pukul 12.30 wit.

“Bahwa dalam kegiatan tersebut anggota kami dari (Sabhara), akan lebih menyampaikan himbauan agar masyarakat tetap melaksanakan protokol covid 19, untuk bersama mengawal pilkada ini dapat berjalan aman dan damai nantinya,”Ucap Kapolres

Menurut Kapolres, penempatan 129 anggota personel Polri di raja ampat, karena melihat letak geografis raja ampat merupakan daerah kepulauan.

“Sehingga pengamanan pada masing-masing kampung akan di tingkatkan. untuk saat ini sementara kita sudah ada 129 personel. Mungkin nanti untuk penambahan personil pada saat pencoblosan akan kami meminta tambahan dari personil polda papua barat lagi, setidaknya ada 40 orang personil penambahan untuk masing-masing TPS, namun yang sudah ada sementara kita sesuaikan dengan letak geografis raja ampat,”Terangnya

Menurut Kapolres, bahwa Kepolisian daerah papua barat Resort Raja ampat, juga akan menggiatkan Patroli KYRD dalam rangka operasi mantap praja pilkada serentak 2020 di kabupaten raja ampat. Hal ini sebagai antisipasi terhadap hal-hal yang tidak di inginkan kedepan terjadi.

“Polres Raja ampat rutinitas tingkatkan kegiatan patroli operasi mantap praja yang di dalamnya ada satgas-satgas sesuai tupoksi masing-masing. kemudian pelaksanaan pengamanan juga terhadap kegiatan lain, sifatnya sosialisasi dari KPU dan dari pasangan calon, dan kotak kosong,”Jelasnya

Sembari membeberkan, bahwa kegiatan pengawasan Polres Raja ampat bekerja sama dengan bawaslu dalam satu wadah bersama yaitu Sentra penegak hukum terpadu (GAKKUMDU).

“Kita lebih melakukan pengawasan dan penindakan terhadap pelanggaran-pelanggaran terkait pilkada. Semua itu tercatat dan di bahas dalam satu sistem GAKKUMDU) dimana disitu ada bawaslu kepolisian kejaksaan,”Tukasnya

Lanjut kapolres sampai saat ini dimana masa tahap kampanye semua kegiatan masih berjalan aman dan lancar, dan diharapkan dapat bertahan terus sehingga seusai pelaksanaan pilkada di kabupaten raja ampat ini menjadi contoh daerah pelaksanaan pilkada aman dan damai nantinya.

“Saya harapkan kerjasama masyarakat di seluruh kabupaten raja ampat untuk melaksanakan pilkada ini dengan sebaik-baiknya,”Harapnya

” Tak lupa kami, dari Polres Raja Ampat menjabarkan bahwa, pelaksanaan pilkada di masa pandemi covid19 semua menyangkut protokol kesehatan ikut kita sosialisasikan. yang mana melibatkan kpu, bawaslu, terkait protokol kesehatan juga di tegaskan bahwa nantinya akan di catat berupa peneguran dan terkait hal itu ada 3 sifat yang akan dilalui yakni kode etik, masalah disiplin, dan pidana,”Tambahnya. [DM/RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *