Prosesi Adat Hantar Imam Baru Pastor Yulianus Korain Pr Gelar Misa Perdana

KUMURKEK, gardapapua.com — Umat Katolik Paroki St Yosef Ayawasih secara khusus umat Stasi St Agustinus Mosun menggelar acara Misa Perdana Pastor Yulianus Korain,Pr sebagai Imam Baru pada tanggal 15 Agustus 2020 bertempat dihalaman gedung gereja Stasi St Agustinus Mosun.

Pelaksanaan Misa Perdana ini dilaksanakan setelah pelaksanaan prosesi pentahbisan oleh Uskup Manokwari Sorong Mgr Hilarion Datus Lega Pr yang dilaksanakan pada 13 Agustus 2020 beberapa waktu sebelumnya bertempat di Gereja St Yosef Ayawasih.

Philipus Korain sebagai Tokoh adat dan merupakan ketua Marga Korain menjelaskan sejumlah hal terkait pelaksanaan ritual adat yang dilaksanakan sebelum misa perdana dilaksanakan.

Prosesi Misa Perdana diawali dengan pelaksanaan ritual adat yang digelar dalam 3 tahap diantaranya adalah merupakan tahap awal yaitu prosesi mengantar Imam baru yang diringi dengan tarian dan nyayian dari rumah Wofle , selanjutnya ditahap kedua seluruh keluarga dan warga setempat berbaghagia melakukan penjemputan dan melakukan perarakan menyambut Imam baru Pastor Yulianus Korain yang telah berhasil ditahbiskan menjadi Imam.

Dalam prosesi ini juga digelar suatu tari yang dilakukan diatas sebuah para para besar yang dapat bergoyang saat para tua adat dan penari melaksanakan prosesi tari – tarian diatas tempat ini dan yang menjadi unik semua penari yang melakukan ritual ini tidak terjatuh dan tarian dan nyayian ini berlangsung sampai selesai dengan lancar.

Dan prosesi yang ke tiga di gereja adalah hendak ditunjukan bahwa Pastor Yulianus Korain menerima penginjil pertama masuk ke Kampung Mosun dari Yarat.Dengan peristiwa ini hendak mengenang kembali masuknya injil di kampung Mosun pada tahun 1952 melalui penyerahan Injil dari salah seorang warga kepada Imam Baru Yulianus Korain,Pr.

Prosesi ini hendak menunjukan bahwa inilah proses pembinaan menurut adat setempat untuk memperdalam ilmu pengetahuan melalui adat setempat.dan untuk memberikan kekuatan iman dan menjaga harga diri sebagai Putra Adat kampung Mosun.

Sementara itu Pastor Yulianus Korain dalam sambutanya menyampaikan ucapan terimah kasih kepada semua keluarga dan kerabat serta seluruh umat Paroki St Yosef Ayawasih maupun umat Stasi St Agustinus Mosun yang teribat dalam penyelenggaraan perayaan Pentahbisan dan Misa Perdana.

Pastor lulusan Study Magister Filsafat-Teologi Di STFT Widya Sasana Malang Jawa Timur ini merasa terharu dan terkenang atas penyelenggaraan acara ini yang dapat berlangsung luar biasa meriah dan berjalan lancar,menurutnya semua ini karena doa dan campur tangan Tuhan. Diakhir kata Pastor meminta Doa dan dukungan kepada segenap umat untuk menguatkanya.
“ Saya ini Imam baru dan belum tahu banyak hal untuk itu saya minta doa dari seluruh umat,’Harunya mengungkapkan.

Pastor juga meminta kerja sama yang baik dengan seluruh umat sehingga proses pembangunan Iman di Paroki St Ayawasih dan secara khusus umat diwialayah stasi St Agustinus Mosun.

Sementara itu Uskup Manokwari Sorong Mgr Hilarion Datus Lega,Pr dalam sambutanya mengatakan bahwa perlu diingat bahwa Pastor Yulianus Korain adalah Pastor pertama yang merupakan Alumni Seminari Petrus Van Dipen Sorong yang ditahbiskan.

Uskup menambahkan, bahwa keberadaan sekolah Seminari Petrus Van Diepen didirikan lebih diperioritaskan untuk mendidik dan membina putra putri Papua menurutnya orang Papua harus memiliki kesempatan yang sama seluas luasnya untuk menunjukan bakat dan mengembangkan dirinya.

Dan ditahun ini ada 2 orang dari angkatan pertama Alumni Seminari Petrus Van Dipen Sorong Kita boleh berbangga atas keberhasilan namun kebanggaan ini hendaknya terus dilakukan dengan dukungan doa dan pengorbanan seluruh umat.

Sehingga apa yang telah dirintis oleh Pastor Yulianus Korain dapat ditiru oleh adik adiknya agar dari kampung Mosun ini dapat menjadi berkat untuk seluruh Umat Paroki St Yosef Ayawasih.

Mgr H Datus Lega menyampaikan kegembiraanya berada di kampung Mosun dan berterimah kasih kepada seluruh umat Stasi St Agustinus Mosun yang telah menyambut kehadiran seluruh Imam dari keuskupan Manokwari Sorong.

Sementara itu Ketua Panitia Pentahbisan Imam Baru Yulianus Korain Stevanus Kocu dalam sambutanya menyampaikan terimah kasih kepada segenap umat paroki St Yosef Ayawasih dan Umat Stasi St.Agustinus Mosun yang telah memberikan dukungan doa serta partisipasi nya sehingga acara pesta pentahbisan dan misa perdana dapat berlangsung lancar dan sukses.

Ketua Panitia Berharap agar tahbisan Imam pastor Yulianus Korain nantinya dapat menjalankan tugas dan panggilanya dapat dipertahankan dan tidak putus ditengah jalan.

Dirinya menyampaikan selamat kepada Pastor Yulianus Korain untuk mengemban tugas imamat suci mewartakan firman Tuhan dan mengajar serta menjadi penggembala domba, selamat dan Profisiat untuk mengabdi dan menjalankan tugas tugas mulia di tengah tengah serigala.

Pastor paroki St Yosef Ayawasi Markus Malar,OSA saat diwawanacarai menjelaskan, bahwa dengan peristiwa ini merupakan tanda tanda bertumbuhnya iman di paroki St Yosef Ayawasih yang ditandai dengan tahbisan iman baru. dari Stasi Agustinus Mosun dan semoga peristiwa iman ini menjadi awal untuk proses proses selanjutnya agar lebih mantap lagi.

Misa perdana ini dihadiri Wakil Bupati Kabupaten Maybrat Paskalis Kocu,Pimpinan OPD,TokohUmat,Tokoh Adat,belasan Pastor mendamping Uskup Manokwari Sorong Mgr H DatusLega,Pr serta Umat Paroki St Yosef Ayawasih maupun Umat Stasi St Agustinus Mosun. [EB/RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *