Terlockdown 3 Bulan, Ratusan Warga Manokwari Tiba dari Jayapura

MANOKWARI, gardapapua.com — Pasca penerapan lockdown kurang lebih selama 3 bulan lantaran menekan jumlah penyebaran kasus positif virus corona (covid19), masyarakat asal provinsi papua barat, akhirnya dipulangkan oleh pemerintah provinsi papua melalui jalur pelayaran kapal laut dari pelabuhan Jayapura, menggunakan KM. Gunung Dempo.

Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Manokwari drg. Henri Sembiring, saat diwawancarai awak media di pelabuhan Manokwari, disela penjemputan masyarakat Manokwari, sabtu (20/6/2020) menjelaskan bahwa dari total sebanyak 905 masyarakat asal daerah provinsi papua barat, sekitar 431 orang/jiwa merupakan masyarakat penumpang asal kabupaten Manokwari, yang mendapatkan bantuan biaya tiket dari pemerintah daerah kabupaten Manokwari.

“Jadi total masyarakat kita yang datang khusus manokwari ini sebanyak 431 orang yang mendapat tanggungan dari pemkab manokwari, saya sangat hafal sekali karena saya yang menyerahkan bantuan biaya tiket yakni sebesar Rp. 116 Juta yang kita pemda manokwari melalui saya ketua harian gustu serahkan kepada kepala pelni Jayapura,”Beber Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Manokwari drg. Henri Sembiring.

Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Manokwari drg. Henri Sembiring. (doc.gardapapua.com)

Itu didukung melalui laporan berdasarkan jumlah kartu tanda penduduk (KTP) masyarakat yang datang dan sebelumnya telah terakomodir melalui salah satu perwakilan yaitu Bpk. Paul Indouw.

“Karena itu adalah bentuk pertanggung jawaban,”Jelas Simbiring

Selain itu, wujud pertanggung jawaban selektif kesehatan selanjutnya Pemkab Manokwari melalui tim kesehatan Gustu Manokwari, selanjutnya akan rutin melaksanakan kontrol kesehatan kepada masyarakat.

“Jadi yang turun dan kita langsung urus dannperiksa kesehatannya adalah khusus mereka yang berKTP Manokwari. Selain itu masyarakat yang diluar berKTP Manokwari itu nanti akan dikoordinasikan dan dipantau oleh Gustu Provinsi. Seperti ada yang warga dari Ransiki, Bintuni dan Pegaf yang ikut turun dalam pelayaran ini di pelabuhan Manokwari,”Ungkap Simbiring

Selain itu, seketika dilakukan pemeriksaan kembali dan jikalau ditemukan adanya masyarakat yang bersuhu tubuh diatas 37,5 pihaknyan lalu mengarahkan langsung untuk didata, dan di ambil nomor kontaknya.

“Untuk kemudian tim kesehatan dan setiap Puskesmas akan melakukan monitoring ke rumah mereka. Karena mereka sementara wajib menjalani karantina Mandiri 14 Hari di kediaman rumah masing – masing,”Tukasnya. [Ian/Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *