Bupati AFU Ingatkan Semua Pihak Junjung Nilai Demokrasi

WAISAI, gardapapua.com — Bupati Kabupaten Raja Ampat, Abdul Faris Umlati (AFU) mengajak seluruh lapisan masyarakat bahwa kesadaran demokrasi di Kabupaten Raja Ampat yang sedang tumbuh mekar seperti sekarang ini, haruslah dijaga sebagai kesatuan perwujudan menjunjung nilai – nilai demokrasi di Kabupaten Raja Ampat, dalam menyukseskan Pilkada Serentak 2020.

Ini diingatkan oleh Bupati sebagai pembina Politik saat membuka Acara Launching menyambut Pesta Demokrasi Pemilukada Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Raja ampat Tahun 2020.

Acara launching tersebut berlangsung dihalaman Kantor KPU Raja ampat, pada Jumat (24/01 2020).

” Mari kita terus pelihara, agar
dapat berjalan seiring dengan
kehidupan demokrasi ini,”Pesan Bupati AFU

Sehingga dalam mencapainya perlu dengan memanfaatkan semua sumber daya yang tersedia secara optimal, dalam segala mekanisme tahap penyelenggaraan Pemilu Bupati/Wakil Bupati Tahun 2020 yang akan datang.

“Semoga dapat kita
laksanakan dengan baik dan sukses,”Ungkapnya

KataAFU, Keberhasilan dalam penyelenggaraan Pemilu Bupati/Wakil Bupati Tahun 2020 di Kabupaten Raja Ampat ini, adalah juga kesuksesan bagi seluruh dalam menjalankan kehidupan masyarakat Raja Ampat,berbangsa dan bernegara.

” Dimana kepatuhan terhadap pranata hukum, dan nilai-nilai kearifan lokal yang telah kita miliki sejak lama. Sehingga dengan demikian hasil yang diperoleh pada Pemilu Bupati/Wakil Bupati Tahun 2020, diharapkan dapat meningkatkan proses konsolidasi
demokrasi di Kabupaten yang kita cintai ini,”Harapnya

Dirinya selaku Pembina politik sangat sangat menyambut dan mengapresiasi KPU Kabupaten Raja Ampat yang telah melaksanaan kegiatan launching tahapan pemilukada tahun 2020, dengan harapan akan dapatmencapai keberhasilan berdemokrasi.

” Salah satu proses penting yang harus kita laksanakan dengan baik, adalah dengan memberi pemahaman dan dukungan penyelenggaraan pesta politik tersebut kepada seluruh komponen yang berkepentingan secara terbuka, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,”Tandasnya. [DM/RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *