Buka Festival Gemarikan Ketiga R4, Begini Harapan Bupati AFU

WAISAI, gardapapua.com — Festival Gemarikan Ketiga, di Kabupaten Raja Ampat resmi dibuka oleh Bupati Abdul Faris Umlati, SE. Kegiatan gerakan memasyarakatkan makan ikan (GEMARIKAN) Kabupaten Raja Ampat dibuka oleh Bupati Raja ampat, pada Rabu (21/11/19) sekira, pukul 10.16 wit, berlokasi di Jln Abdul Atfan, Distrik waisai kota kabupaten Raja ampat, Provinsi papua barat.

Bupati Abdul Faris Umlati, SE, mengatakan, bahwa Pemerintah Kabupaten Raja ampat, menggelar Festival Gemarikan (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan) hingga yang ketiga kalinya, adalah sebagai upaya mendorong dan mendukung implementasian program nasional yang dicanangkan oleh Kementerian Kelautan Dan Perikanan republik indonesia, dapat berjalan merata dengan baik hingga ke daerah – daerah kabupaten kota di Indonesia, dan secara khusus di Kabupaten Raja Ampat.

Kata Bupati AFU, bahwa Raja ampat harapannya kedepan bukan saja menjadi destinasi wisata internasional tetapi akan menjadi daerah wisata Raja ampat yang terus menyalah-nyalahkan damai dan sukacita di Seluruh Tanah Papua. Hal itu terlihat dari bingkai perbedaan multikultural yang ada baik dari suku, adat, dan agama, yang terbangun dengan baik dari dahulu kala hingga sampai saat ini.

“Destinasi pariwisata terbaik di dunia itu lahir dan ada serta dikenal karena peran serta kerjasama yang luar biasa dari masyarakat, untuk itu mengingatkan agar kerjasama kekuatan ini di jaga, sehingga dalam rangkaian kegiatan – kegiatan seperti inilah kita mencodongkan budaya keberagamaan hidup rukun dan menampilkan kebersamaan kita,”Cetusnya

Kesempatan itu, Bupati AFU, juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak TNI-Polri, yang terus memberikan kenyamanan bagi masyarakat raja ampat, hingga datang dan memeriahkan festival GEMARIKAN ke 3 Tahun 2019.

” Saya mengparesiasi karena pelaksanaan kegiatan gemarikan ketiga ini sukses dan mengusung tema makan ikan dan olahan ikan yang bermutu masyarakat Raja Ampat sehat dan cerdas,”Harapnya

Hal itu, tuturnya, bahwa sangat selaras dengan program kerja pemerintah Kabupaten Raja Ampat, di mana perikanan dan kelautan merupakan salah satu sektor unggulan upaya tersebut diantaranya dengan memperdayakan masyarakat dengan pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan dan pengolahan produk perikanan yang bernilai ekonomis tinggi.

” Kita patut bangga karena Raja Ampat telah mampu memperkenalkan berbagai kuliner olahan berbahan dasar ikan kepada wisatawan bahkan buah tangan khas Raja Ampat sebagian besar berupa olahan hasil laut yang diproduksi menambah ekonomi dalam rumah tangga,”Paparnya

Sementara itu, Kepala dinas perikanan kabupaten Raja ampat Marthen LR Bartholomeus imbir S.T., M.Si, menjelaskan, bahwa Gemarikan merupakan program yang diinisiasi oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), kini festival gemarikan di Raja ampat turut melibatkan ibu-ibu PKK dari 24 distrik serta para pelajar.

Festival ini juga diwarnai dengan lomba melukis, lomba memasak dan juga lomba lainnya, Thema yang diusung dalam festival gemar makan ikan Raja Ampat tahun 2019 ini yaitu “Quality Fish and Processed Fish-Raja Ampat Health and Intelligent Community” atau Proses Pengolahan Ikan yang Baik menjamin masyarakat Raja Ampat Sehat dan Pintar.

Pantauan media ini lokasi Pembukaan perayaan festval GEMARIKAN Tahun 2019, dilakukan juga dengan penyerahan kartu pelaku usaha bidang kelautan dan perikanan, yakni Kepada denis sauyai profesi nelayan warga kampung saporkren kabupaten raja ampat oleh Bupati Abdul Faris Umlati SE.

Juga Penyerahan santunan klaim asuransi nelayan,Yakni kepada Alm Theodorus obinaru, Jasindo Kc sorong, sebesar Rp. 20.000.000, yang di serahkan langsung ketua DPRD Raja ampat Abdul Wahab Tanjung Warwei.[DM/RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *