20 Anggota DPRD Bintuni Resmi Dilantik, Ini Harapan Buce Maboro dan Bupati Bintuni

TELUK BINTUNI, gardapapua.com — 20 Anggota Dewan baru DPRD Teluk Bintuni, hasil penatapan KPU pasca pileg april 2019 lalu resmi dilantik sebagai anggota legislatif, setelah mengucapkan sumpah dalam rapat paripurna di Gedung Serba Guna (GSG) Kalikodok, Teluk Bintuni, Rabu (25/9/2019).

Pengganti Antar Waktu (PAW) Ketua DPRD Teluk Bintuni periode 2014/2019 Buce H Maboro dalam arahan sambutannya menegaskan, bahwa pengucapan sumpah menjadi momentum perubahan bagi anggota DPRD Kabupaten Teluk Bintuni periode 2019-2024 dan saling menghilangkan stigma negatif terhadap partai politik, dan memberikan citra terbaik hasil pemilihan adalah hak mutlak.

Sehingga pentingnya, bagi para anggota dewan yang telah terpilih dan ditetapkan melalui agenda pelantikan dan sumpah/janji jabatan mampu menjalankan amanat rakyat dengan baik.

” Tetapi untuk meneruskan apa yang baik, kerja keras dan semangat persatuan membangun teluk bintuni yang dicintai bersama,”Ucap Ketua DPRD Teluk Bintuni periode 2014/2019 Buce H Maboro.

Selain itu, kepada para mantan pejabat anggota dprd periode 2014- 2019, diharapkan dapat menjadikan hal ini sebagai moment untuk bersama saling mendukung dan memberikan semangat pengabdian kepada mereka yang dalam periode 5 tahun kedepan ini mendapatkan kepercayaan menjalankan tugas kedewanan.

” Atas nama lembaga menyampaiakn ucapan terima kasih kepada mantan pejabat anggota dprd periode 2014- 2019, yang sudah melakukan pengabdian melayani masyarakat. juga kepada lembaga eksekutif dalam hal ini pemerintah daerah melalui bupati dan wakil bupati serta jajaranya atas kerjasama yang baik, yang bersama telah bersinergi menjalakan roda pemerintahan berjalan baik di kabupaten teluk bintuni, “Cetusnya

Diakui Buce Maboro, bahwa masih terdapat pekerjaan rumah yang belum diselesaikan dalam tugas kedewanan periode lama. Beberapa diantaranya adalah tentang penyelesaian penetapan Ranperda tentang AMB (Angkutan Masyarakat Bintuni), Ranperda Pendidikan, Ranperda tentang Rekrutmen pekerja satu pintu, dan Ranperda mewajibkan setiap tempat usaha atau keterwakilan kantor perusahaan yang beroperasi di bintubi untuk mendirikan kantornya di bintuni.

” Sehingga dengan keterbatasan waktu, diharapkan agar melalui pelantikan anggota periode yang baru dilantik ini agar mampu menyelesaikan hal ini dan harapan jajaran anggota DPRD kali ini semakin baik. Sinergitas antara eksekutif dan legislatif semakin kuat, untuk tercapainya kesejahteraan masyarakat,”Harap Buce Maboro.

Advertorial MRP -PB

Sementara itu, Bupati Teluk Bintuni Ir. Petrus Kasihiw dalam sambutannya menghimbau agar kepada seluruh komponen masyarakat dapat bersama mengawal sesuai visi misi dan janji, politik para anggota DPRD keterwakilan yang telah mendapatkan kepercayaan itu. Hal ini penting karena kompetisi politik kemarin jangan menjadi jurang pemisah. Namun menjadikan sebuah kebersamaan dan keberagamaan dalam membangun daerah, Kabupaten Teluk Bintuni.

” Saya ucapkan selamat kepada para anggota dprd yang telah dilantik periode 2019-2024. Sehingga kedepan bisa terus bersinergi dengan bidang eksekutif dalam mewujudkan pemerataan pembangunan capaian visi dan misi lebih baik kedepan, “Ucap Bupati.

Bupati kesempatan itu, lalu mengajak semua pihak agar bersama menjaga kesatuan persatuan dalam berbangsa dan bernegara dan bermasyarakat. Sehingga jangan pernah mudah untuk mempercayai berita hoax, kabar yang tidak berimbang.

” Mari bergandengan tangan membangun Teluk Bintuni lebih baik kedepan, dan bersama menjaga keberagamaan persatuan dan kesatuan, “Tukasnya.

Hal tersebut, bila dilaksnakan dengan baik, maka proses budgeting atau penyusunan anggaran yang digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat, dapat dilakukan dengan cara partisipatif, menghindari praktek-praktek pragmatis apalagi koruptif, dapat berjalan dengan baik, dan mendapatkan pengawalan dari rakyat.

Sehingga fungsi kontrol yang seimbang terhadap tugas eksekutif dalam melaksanakan manajemen pembangunan daerah pun bersama tercapai dengan baik. Dan banyaknya catatan Pemilu serentak 2019, baik positif maupun negatif diharapkan menjadi evaluasi semua dalam membangun demokrasi dan kehidupan berbangsa serta bernegara yang lebih baik. [Ian/Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *