Perhelatan Pilkada 2020 Didepan Mata, Begini Harapan Pace Tanah dan Pace Cawat

TELUK BINTUNI, gardapapua.com — Pesta demokrasi (Pilkada) serentak yang akan di laksanakan tahun 2020 memberikan peluang dan kesempatan yang sama oleh putra – putri terbaik negeri sisar matiti (tanah harapan) untuk bertarung merebut kursi nomor satu Teluk Bintuni lima (5) tahun ke depan.

Terkait hal itu, Ilham Refideso alias pace tanah mewakili pemuda di wilayah dua atau dikenal dengan daerah pesisir Kuri, Wamesa, Irarutu dan Sumuri (RISATURI) angkat bicara.

Menurut dia, sebagai anak muda di kawasan pesisir teluk, sekaligus dan mewakili anak muda beragama Islam/ Muslim Risaturi menginginkan, agar kedepan dalam masa kepimpinan daerah teluk bintuni, haruslah sosok pemimpin daerah yang berwibawa, dan mempunyai sosok figur seperti wibawa kepimpinan terdahulu, yang telah mampu membawa Teluk Bintuni benar – benar merasakan masa kejayaannya.

Sehingga, sangat di harapkan sekaligus sebagai bagian untuk menerapkan roh dan amanah Otsus, maka seyogianya patut untuk kepimpinan di periode berikut, adalah asli anak – anak bergaris keturunan 7 suku di Teluk Bintuni, dan paham akan batas wilayah adatnya.

” Jika pemimpin besok adalah figur paham adat dan mengenal adat, maka arah pembangunan teluk bintuni akan semakin lebih baik lagi,”Ucap Ilham Refideso, selasa (2/7/2019).

Tujuannya, jika Putra – Putri negeri sisar matiti yang paham daerah, dikenal dan mengenal masyarakatnya, maka diharapkan dapat melayani masyarakat dengan penuh waktu, sehingga dapat mengetahui masukan – masukan dari masyarakat secara langsung.

“Oleh sebab itu saya berharap haruslah pemimpin kedepan harus bisa memakai betul Motto 1 tunggu 3 batu “Teluk Bintuni memiliki keunikan tersendiri dari zaman nenek moyang mereka dan selalu di wariskan secara turun temurun oleh generasi berikutnya,”Jelasnya

” Di sana bisa kita jumpai di wilayah dua (sebutan masyaraakat sana) Kuri, Wamesa, Irarutu dan Sumuri dan kemudian di singkat RISATURI,” atau yang lebih familiar oleh masyarakat Teluk Bintuni mempunyai “Motto Agama Keluarga,”Tambahnya menjelaskan.

Sementara itu, Salah satu anak budayawan di Teluk Bintuni, Bung Roy Marthen Masyewi,S.Pd yang dikenal dengan sebutan Anak Cawat, pemuda asal wamesa, dan juga mewakili harapan anak muda kristiani di negeri sisar matiti turut mengharapkan hal senada.

” Yang saya mau sampaikan adalah
pesta demokrasi ini akan di buka untuk semua orang Teluk untuk maju dan bersaing di PILKADA untuk 2020. Tetapi di sisi budaya atau adat isti adat saya sangat mengharapkan pemimpin yang terpilih nanti bisa merangkul semua serta pembangunan harus merata,”Harapnya

Memiliki visi dan misi dalam arah pembangunn berbasis lokal, Pemimpin di Teluk Bintuni ke depan butuh pemimpin yang sehat Jasmani dan Rohaninya agar semuanya berjalan Efektif, efisian dalam mengelolah APBD tepat waktu demi mewujudkan kesejahtraan masyarakat Teluk Bintuni ke arah yang lebih baik lagi.

” Intinya mari bersama memikirkan segi harapan pembangunan yang semakin nyata di Teluk Bintuni,”Tukasnya. [SY/Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *