Moral Dan Mental Petugas Lapas Harus Seperti Pelayan

SRAGEN, gardapapua.com – Pemasyarakatan semakin dituntut untuk mengimplementasikan nilai Profesional, Akuntabel, Sinergi, Transparan, dan Inovatif (PASTI). Itu sebagai bukti bahwa lapas serius untuk berbenah diri.

Kalapas Kelas II A Sragen Provinsi Jawa Tengah Yosef Yembise mengutarakan, menjadi petugas pemasyarakatan bukan saja sekedar kelihatan geram dan berseragam lengkap menghadapi para Narapidana.

Sehingga, penguatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Pemasyarakatan juga menjadi salah satu prioritas. Namun lebih dari itu, Kalapas Sragen Yosef Yembise menegaskan, sikap petugas pemasayarakatan harus didukung dengan mempunyai Moralitas dan Mentalitas, rasa memiliki dan patuh untuk menjadi pelayan, pembina, dan pengayoman kepada maayarakat warga binaan.

Hal ini menyikapi situasi keamanan dan ketertiban di Lapas Sragen beberapa pekan yang kembali sejak dirinya menjabat telah berhasil digagalkannya berbagai upaya memasukkan narkoba ke dalam Lapas Kelas IIA Sragen. Sehingga selaku anak Papua yang berkiprah di tanah jawa, dirinya bertekad untuk membuat terobosan baru seperti halnya dilakukan ketika masih menjabat di dua lapas di tanah papua yakni lapas kelas II Nabire dan Lapas kelas IIB Manokwari.

“Menjadi petugas Pemasyarakatan harus memiliki moralitas dan mentalitas serta keberanian yang tinggi, terutama jika sedang dihadapkan pada situasi yang membutuhkan fokus dan konsentrasi yang tinggi dalam melaksanakan tugas pengamanan,” Demikian disampaikan oleh Kalapas Kelas IIA Sragen Yosef Yembise pada rapat pejabat yang dilaksanakan di ruang rapat Lapas Kelas IIA Sragen, (26/9).

Sebagai salah satu Pejabat Penegak Hukum, Petugas Pemasyarakatan harus punya Harga Diri, satu hal yang paling mendasar dalam mengemban tugas dan fungsi pengamanan dan pembinaan di Lapas.

” Jangan sampai harga diri kita terbeli dengan hal-hal yang dikemudian hari akan menganggu integritas kita,”Pesannya mengingatkan.

Dari sikap moralitas dan kejujuran rasa memiliki dan bertanggung jawab ini, Yosef Yembise berharap lembaga pemasyarakatan dapat semakin berbenah dan menjadi alur lembaga kepercayaan pembinaan yang bertanggung jawab. [win]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *