DaerahGarda KaimanaGarda Papua BaratInfo Ekobiez

Catat Kinerja Positif, Pelni Kaimana Klaim Jumlah Arus Penumpang Meningkat Hingga Awal Januari 2026

KAIMANA, gardapapua.com — PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Cabang Kaimana mencatat kinerja positif angkutan laut nasional sepanjang tahun 2025, hingga di awal tahun 2026 bulan Januari, terhadap pelayanan publik dengan jumlah peningkatan signifikan arus penumpang.

Kepala PT PELNI Cabang Kaimana melalui Kepala Urusan Operasi dan Pelayanan, Cosmas Kornelius Toki, kepada wartawan menjelaskan bahwa sepanjang bulan Desember 2025, terhitung sejak 9 hingga 31 Desember, jumlah penumpang naik tercatat sebanyak 1.979 orang, sementara penumpang turun mencapai 1.684 orang.

“Pada periode Natal 2025, terdapat lima kapal yang beroperasi sebanyak Tiga kali pelayaran,”Ucap Cosmas.

Cosmas menerangkan, bahwa meski jumlah penumpang mengalami peningkatan, namun komitmen PELNI untuk tetap mengutamakan keselamatan pelayaran dengan memastikan kepatuhan terhadap standar operasional kapal.

Data tersebut dihimpun dari pergerakan kapal penumpang yang beroperasi di Pelabuhan Kaimana sejak awal Desember hingga 10 Januari 2026.

Ia merinci, khusus rute selama periode 14 hingga 26 Desember 2025, jumlah penumpang turun tercatat sebanyak 811 orang, sedangkan penumpang naik sekitar 1.979 orang. Secara keseluruhan selama arus Natal, PT PELNI Cabang Kaimana telah mengangkut sebanyak 2.790 penumpang, dengan jumlah penumpang turun mencapai 2.610 orang.

Sementara memasuki Januari 2026, pergerakan penumpang masih terbilang tinggi. Hingga 10 Januari 2026, tercatat dua kali pelayaran menggunakan Kapal Motor (KM) Lobobar pada tanggal 5 dan 9 Januari 2026. Dari dua pelayaran tersebut, jumlah penumpang turun mencapai 2.203 orang, sedangkan penumpang naik sebanyak 1.877 orang.

Selain itu, Kapal Perintis juga melayani pelayaran pada 7 dan 8 Januari 2026, dengan jumlah penumpang turun sebanyak 616 orang dan penumpang naik sebanyak 312 orang.

“Total penumpang selama Januari hingga tanggal 10, penumpang turun sudah mencapai 2.819 orang, sementara penumpang naik sekitar 2.179 orang,”Jelasnya.

Cosmas menambahkan, sebagian besar penumpang yang turun di Pelabuhan Kaimana berasal dari wilayah barat maupun timur Indonesia, termasuk dari Sorong dan sejumlah pelabuhan lainnya. Ia menilai arus balik pasca-Natal dan Tahun Baru lebih dominan dibandingkan arus keberangkatan.

“Jumlah penumpang yang kembali atau turun di Kaimana lebih banyak dibandingkan yang berangkat,”Pungkasnya. [JO/RED]

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *