Resmikan Kantor Klasis Fakfak, Gubernur Juga Didampingi Bupati Bagi Tali Kasih

FAKFAK, gardapapua.com — Pembangunan kantor klasis fakfak sangatlah tepat sebagai sarana administratif dalam melaksanakan program – program di klasis Fakfak.

Demikian hal ini diungkapkan oleh Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan pada acara peresmian kantor klasis fakfak di kampung kwagas, distrik Kayauni (15/6/2021).

Gubernur mengungkapkan, bahwa pembangunan gedung kantor klasis yang memadai dan representatif merupakan suatu dambaan dan kebutuhan yang sangat vital dalam rangka meningkatkan pelayanan bagi umat Tuhan dalam suatu klasis.

“Pemerintah sebagai wakil Allah didunia ini. Peran pemerintah adalah memberi jaminan baagi setiap warga negaranya untuk dapat beribadah kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing – masing,”Ujarnya

Dalam kaitannya tersebut, terang Gubernur, kedepan pula Pemerintah akan memperhatikan pembangunan fisik dibidang keagamaan. Hal ini secara khusus kepada warga jemaat Gereja Ktisten Injili (GKI) ditanah papua, klasis fakfak.

“Saya harapkan dukungan penuh dari setiap warga jemaat GKI di tanah papua klasis fakfak. Kesempatan ini saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada Sinode Papua dan seluruh klasis serta jemaat yang terus menjaga hubungan baik dengan umat yang lain sehingga terbina kehidupan yang aman, rukun dan damai,”Harap Gubernur

Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan

Kesempatan itu, Gubernur Drs. Dominggus Mandacan juga melaksanakan penyerahan bapok bantuan tangan kasih dan stimulus pemerintah provinsi papua barat di kabupaten fakfak. Kegiatan tersebut didampingi Bupati Fakfak Untung Tamsil,S. Sos,M.Si dan Wakil Bupati Yohana Dina Hindom,S,E, M.M.

Adapun total paket yang telah diserahkan sebanyak 5.649, melalui lembaga keagamaan di kabupaten fakfak pada tahap I di tahun 2021, sebanyak 5.649 paket dengan total anggaran sebesar Rp. 829.878.100. Itu dengan rincian penerima antara lain, umat kristen 1.950 paket, umat muslim sebanyak 2.982 paket, umat kristen katolik sebanyak 679, umat hindu sebanyak 14 paket, dan Budha sebanyak 24 paket. [Tim/Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *