Ketua Tim Paslon AYO : Penjemputan Ali – Yohanis se-Pulang Dari Moskona di Bandara Itu Spontanitas Masyarakat

TELUK BINTUNI, gardapapua.com — Ketua Tim Relawan AYO Agustinus Manibuy menegaskan, bahwa terkait suasana penjemputan kandidat Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Ali Ibrahim Bauw – Yohanis Manibuy di Bandara Stenkool, Kompleks Gaya Baru, Teluk Bintuni pada Rabu (2/12/2020) siang adalah bentuk spontanitas dari lapisan masyarakat dan relawan pendukung AYO.

Hal itu karena mereka melihat, dan bersyukur atas keseriusan dan kekompakan kebersamaan figur kepimpinan yang merakyat dalam kunjungan ditiga distrik di gugusan puncak moskona yakni distrik Moskona Timur, distrik Moskona Utara dan Moskona Utara jauh sejak sabtu 28 November 2020 untuk melihat secara langsung kondisi fakta harapan masyarakat dilapangan.

“Jadi itu spontanintas dari masyarakat. Kami tidak buat selembaran atau suruh mereka jemput. Yah, ini berarti khan bentuk spontanintas masyarakat karena bersyukur melihat sosok pemimpin yang mereka dukung sangat peduli dan merakyat serta sederhana,”Ujar Agustinus Manibuy.

Senada, ditambahkan juga Ketua Tim Pemenangan Paslon AYO koalisi Partai Pengusung, Edison Orocomna menegaskan, bahwa apa yang terjadi sepenuhnya gerakan gelombang rakyat yang dengan secara solidaritas paham bahwa sosok pemimpin merakyat yang siap membawa teluk bintuni kearah perubahan lebih baik dari hari ini adalah paslon AYO, yakni Ali Ibrahim Bauw – Yohanis Manibuy yang juga perpaduan dari pengalaman sebagai seorang birokrat senior serta pengusaha muda dan pemimpin partai politik teluk bintuni.

Edison juga menegaskan akan sosok sederhananya paslon AYO kala mengunjungi tiga distrik terjauh di wilayah gugusan puncak moskona menandakan kelak jika terpilih memimpin Teluk Bintuni, maka sudah tentu kepastian dalam mengambil kebijakan dapat dilakukan bersama – sama secara baik dan tentunya akan berpihak kepada masyarakat dalam proses pembangunan daerah berkelanjutan.

“Kemarin saat saya turut mendampingi paslon AYO ke distrik – distrik jauh di moskona yakni Mosut, Mostim dan Moskona Utara Jauh adalah bagian meihat keseriusan dan kekompakan kebersamaan figur pemimpin yang nantinya dapat membangun bintuni. Bayangkan saja, itu mereka pak Ali dan bung Anisto kompak berjalan kaki, menyeberangi sungai dan lewati lembah gunung secara kompak. Inilah figur sosok pemimpin hebat,”Tukas Edison. [TIM/RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *