Blusukan di Emawa, Pasangan TERKABUL Terima Keluhan Masyarakat ‘Perubahan Harga Mati’

KAIMANA, gardapapua.com — Turun langsung dan melihat kondisi hidup masyarakat serta mendengar dan menyerap aspirasi rakyat, disetiap titik wilayah di kaimana, menjadi tujuan dari pasangan Calon Bupati Kaimana Freddy Thie dan Hasbulla Furuada,SP.

Hal ini seperti saat kegiatan blusukan pasangan calon Bupati Freddy Thie, dan Calon Wakil Bupati Nomor urut 01″ TERKABUL” dengan jargon “Perubahan Harga Mati” dikompleks Emawa pada Jumat (23/10) lalu disambut antusias warga di sekeliling kompleks tersebut dengan tari – tarian dan yeal – yeal yang mendukung adanya perubahan.

Pasangan bernomor urut 01, yang dikenal dengan sebutan TERKABUL itu menilai bahwa apa yang didengar mereka melalui penyampaian aspirasi merupakan tanggungjawab mereka ketika dipercayakan oleh rakyat, maka setiap program yang nantinya disiapkan benar – benar bisa mengakomodir apa yang yang selama ini menjadi kerinduan rakyat.

Pilihan politik secara terbatas pasangan oleh nomor urut 01 memang dilaksanakan terlebih dahulu sebelum mereka melakukan blusukan, tanpa memilih – milih warga dilokasi blusukan.

Terpantau satu persatu rumah warga tak terlewatkan oleh pasangan nomor urut 01 Freddy Thie dan Hasbulla Furuda yang merupakan Anak Kaimana, untuk melaksanakan tujuan mendengar aspirasi dari Blusukan dimaksud.

Dimana dari beberapa himpunan aspirasi di maksud, Pasangan Nomor Urut 01, Freddy Thie dan Hasbulla Furuada, sangat menemukan banyak sekali masalah yang dikeluhkan oleh masyarakat, seperti pendidikan, kesehatan, air, dan bantuan modal usaha yang belum menjadi perhatian serius oleh pemerintah.

Tidak hanya itu, pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kaimana yang berkomitmen siap untuk mensejahterakan masyarakat lewat 19 progran kerjanya, juga melihat secara dekat kondisi air di lokasi warga.

“Kalau saya melihat kali ini sangat berpotensi untuk objek wisata dalam kota, selain di pantai, oleh sebabnya kalau besok saya(Freddy Thie-Red) dan pak Hasbulla Furuada jadi bupati dan wakil bupati, ini akan kami buat kolam renang, disini orang akan datang mandi disini, masyrakat bisa menjual usaha kecil kecil untuk menyambung hidup, dan yang penting kalau sudah dibangun kita harus menjaga, membersihkan dan merawatnya dengan baik”Ujaran Calon Bupati Freddy Thie dan Calon Wakil Bupati Hasbulla Furuada,SP kepada warga yang bermukim di sepanjang kali tersebut.

Selain itu, Pasangan Nomor urut 01 juga menemukan ada rumah seorang janda yang selama ini, belum terpasang meteran lampu, dan juga rumah yang dihuni oleh beberapa pejar dari kampung, yang sulitnya mengakses internet dengan tugas yang diberikan ditengah masa pandeminya covid 19.

Dan paling terharunya lagi, seorang ibu rumah tangga yang menangis karena sakin bangga melihat kegiatan blusukan yang dilakukan pasangan freddy Thie dan Hasbulla Furuada dan melihat kondisi rumah setiap warga dikompleks emawa yang belum dapat terselsaikan karena minimnya anggaran dan kurang mendapat perhatian.

” Saya bangga dan terharu karena selama ini, belum ada pejabat yang bisa masuk dan melihat kondisi dalam rumah kami, dan menanyakan langsung kekurangan apa yang kami butuhkan,”Ujar seorang ibu menyeka air matanya didepan pasangan Nomor Urut 01 Freddy Thie dan Hasbulla Furuada.SP.

Rutviani Asnath Bless kepada wartawan menjaskan bahwa apa yang kedua pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati nomor urut 01 yang lakukan adalah baik, agar supaya ketika menjadi bupati dan wakil Bupati, merka sudah mengetahui kondisi yang dirasakan masyrakat, supaya ketika program dibahas itu bisa turun dan bisa mengatasi akar masalah yang mebjadi keluahan masyarakat.

” Ini yang kami harapakan dari koalisi partai pendukung, karena kami yakin bahwa pak Fredy thie dan Hasbulla Furuada, kalau mereka tidak turun dan melihat kondisi hari ini, sebab mereka naik itu karrna rakyat,”Terangnya

Dirinya berharap, blusukan yang dilakukan oleh pasangan nomor Urut 01, Freddy Thie dan Hasbulla Furuada, ketika menjabat sebagai Bupati, hal ini sering sering dilakukan, dan jikalau terpilih nantinya dapat menjalankan program kerja sesuai kebutuhan masyarakat.

“Penting, jadi saya harap ters dilakukan kalau bapak berdua sudah jadi bupati, karena ini yang diharapkan masyarakat,”Tukasnya. [JO/RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *