MRPB Keluarkan Rekomendasi Bagi Frans Awak Sebagai Sekda Definitif Bintuni

MANOKWARI, gardapapua.com — Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Barat, Maxi Ahoren mengatakan, pihaknya sebagai lembaga kultur budaya dan adat orang papua, sangat mengapresiasi penuh usulan sejumlah tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda dan tokoh agama di Teluk Bintuni terkait pengangkatan Frans Awak sebagai Sekertaris daerah Teluk Bintuni walaupun masih sebagai pelaksana tugas.

Menurut maxi, dirinya sudah pernah menyampaikan secara resmi ke hampir seluruh pejabat daerah Bupati/Walikota di Papua Barat untuk memperhatikan dan memberdayakan orang papua dalam jabatan tertentu, salah satunya adalah jabatan sekertaris daerah dan ada beberapa kabupaten sudah melaksakan hal tersebut.

Hal ini disampaikan Maxi ahoren melalui sambungan seluler kepada media ini, minggu siang, (3/5/2020).

Maxi mengatakan, secara kelembagaan, pihaknya sudah menyiapkan rekomendasi dan akan disampaikan ke Bupati Teluk Bintuni, agar Frans Awak menjadi Sekda Devinitif.

“Hari ini saya Mau menyampaikan bahwa bukan hanya PLT, tapi yang bersangkutan juga harus menjadi Sekda definitif,” Ujar Maxi

Maxi menambahkan, Sebenarnya Hari Sabtu kemarin Ia sudah ada di Bintuni untuk akan menyerahkan secara langsung rekomendasi tersebut ke Pak Bupati, namun karena ada penutupan wilayah maka perjalanan ke Bintuni ditunda.

Maxi juga menegaskan bahwa MRPB siap mengawal kegiatan fit and propertest di Papua Barat dengan memberi rekomendasi kepada provinsi untuk mengamankan apa yang menjadi kebijakan dari majelis rakyat papua Papua Barat (MRPB) sesuai dengan amanat UU 21.

Maxi juga mengakui, bahwa saat ini sudah ada surat dari masyarakat dan tokoh Agama sebagai pegangan sehingga sangat diharapkan agar Bupati teluk Bintuni dapat mendengarkan aspirasi dari sejumlah tokoh.

“Bapak Kasihiw adalah putra Teluk Bintuni, wakil Bupati juga putra Teluk Bintuni yang mewakili Umat Muslim, maka sangatlah layak jika Frans Awak dapat dilantik menjadi Sekda Definitif,” Tutup Ahoren. [KK/RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *