Orasi Damai Solidaritas Pemuda Mahasiswa Peduli Demokrasi Manokwari, Begini Harapannya

MANOKWARI, gardapapua.com — Solidaritas pemuda dan mahasiswa yang tergabung di kordinir oleh GMNI dan PMII, senin (2/12/2019), di seputaran Unipa, Amban, Manokwari, terpantau melakukan aksi orasi damai terhadap pihak keamanan yang menurut mereka telah mengindikasikan telah terjadinya upaya pembukaman demokrasi.

Selaku Penangungjawab aksi, ketua GMNI Manokwari, Candra furima dan ketua PMII Fadrin Reasa, melalui Kordinator Lapangan (Korlap) Galang Pahala mengatakan, bahwa apa yang disuarakan pihaknya walau hanya segelintir perwakilan mahasiswa dan selaku pemuda di Kota Manokwari, tak akan berhenti dan mematahkan semangat mereka sebagai kader penerus bangsa yang mengharapkan diwaktu – waktu mendatang jangan ada lagi penghianatan terhadap apa yamg disebut dengan ruang berdemokrasi.

Hal itu seperti penyampaian pendapat dimuka umum, hak berpolitik yang benar, dan hak bersuara mewakili kaum dan masyarakat kecil, agar jangan dinilai dan dipandang sebagai suatu pergerakan melawan tatanan sistem bernegara.

Senada dalam orasinya, Rusman, salah satu mahasiswa lain, juga turut mengajak, agar semua elemen terkait baik pihak keamanan, pemerintah dan masyarakat, untuk dapat mengawal bentuk demokrasi yang baik dan benar, berkualitas melalui perwujudan nilai – nilai demokrasi sesuai aturan baik melalui cara tulisan mapun lisan yang kesemuanya dapat berkembang positif didalam tatanan hidup bermasyarakat.

” Kita menyampaikan pendapat dimuka umum jika sampai dibungkam itu sama menghianati konstitusi di negara ini, sehingga dengan ini kami mangajak semua pihak mari kita sama – sama bangun sistem demokrasi yang baik. Untuk melatih kedewasaan masyarakat memahami sesuai kehendak hatinya bagi kemajuan daerah, bangsa dan negara,”Cecarnya

Melalui isi petisi berupa harapan dan komitmen oleh para mahasiswa ini menginginkan, agar penegakan hukum di indonesia harus tentu berjalan maksimal dan berimbang tanpa membedakan.

Berikut petisi tuntutan dan harapan sekelompok mahasiswa ini, saat berorasi :

1. Stop pembungkaman demokrasi bagi pemuda dan mahasiswa papua

2. Penegakan hukum yang adil bagi seluruh rakyat indonesia

3. Bebaskan kawan – kawan (mereka,red) yaitu para aktivis, mahasiswa dalam aksi rasisme beberapa waktu lalu. [TIM/RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *