Lingkungan RSUD Manokwari, Kerap Jadi Tempat “Berpacaran“

MANOKWARI, gardapapua.com — Direktur RSUD Manokwari Dr. Yodi Kairupan mengakui, bahwa minimnya sarana fasilitas keamanan dan SDM, menjadikan beberapa titik bangunan yang berada di lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD,red) Manokwari, kerap dijadikan tempat “Berpacaran“, oleh sejumlah oknum warga.

” Tak dipungkiri, dapa lia keamanan kita memang masih perlu di evaluasi. Karena begini, kadang – kadang sejumlah ruangan yang nda terpantau, orang pakai pacaran dan masyarakat semraut masuk lingkungan RSUD,”Ucapnya, kepada gardapapua.com, (5/8)

Ini dikarenakan, terkendalanya anggaran pembangunan fasilitas pagar keliling RSUD.
Meski kedepan, pagar rumah sakit tetap akan terpasang, namun semuanya pasti perlu proses, karena status RSUD yang dalam penggunaan anggarannya masih berada dibawah kebijakan OPD terkait.

” Kedapan tetap kita akan pagar full keliling, namun yah dengan keadaan yang ada, jadinya kita juga keamanan kewalahan, “Ungkapnya

Sehingga diharapkan, kedepan, dengan telah diusulkannya penetapan administrasi, RSUD Manokwari merujuk kearah Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), maka segala sesuatu pengelolaan RSUD, diharapkan dapat dilakukan sendiri.

“Kita maunya juga begitu mengelola anggaran kita, namun kita ini belumm penuh menjadi BLUD, karena BLUD itu aturannya kalau emergency dan kalau mendesak itu bisa segera di selesaikan,”Ungkapnya

” Masa cuman makan, kita harus tunggu APBD?, “Tambahnya

Dengan demikian, melalui dukungan semua pihak, agar peningkatan RSUD menjadi BLUD diharapkan menjadi lembaga pelayanan kesehatan yang maksimal berkembang dan mandiri dalam pengelolaan anggaran. [Ian/Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *