Jelang Hari Raya Idul Fitri 1440 H, Polda dan Pemprov Papua Sidak Beberapa Tempat di Jayapura

JAYAPURA, gardapapua.com — Beberapa tempat usaha, mitra dan yang terkait dengan unsur pelayanan masyarakat disidak langsung oleh jajaran pemerintah provinsi papua bersama Jajaran Polda Papua, dan tim pengendali Inflasi daerah, pada, Rabu (29/5/2019) kemarin.

Hal itu di maksudkan agar dalam menjelang perayaan hari raya idul fitri 1440 H atau lebaran ini, seluruh kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi dengan baik.

Kapolda Papua Irjen Pol Rudolf Albert Rodja melalui Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal mengatakan, sidak dibeberapa tempat di wilayah Kota Jayapura yaitu seperti Pertamina, PLN, Bulog dan Hypertmart tanah hitam.

Turut hadir dalam kegiatan sidak ini Asisten 1 setda Provinsi Papua Doren Wakerkwa, Kompol Cahyo Kasubdit 1 indagsi Polda Papua, pimpinan Bank Indonesia, pimpinan Bulog wilayah kota Jayapura, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Balai POM Jayapura, Dinas perkebunan dan Perternakan, Dinas ketahanan Pangan, Dinas Perikanan dan Kelauta, Pimpinan PT Pelindo di Jayapura, dan Pimpinan PT Pertamina Persero Jayapura.

” Kegiatan ini dilaksanakan menjelang idul Fitri 1440 Hijriah hal ini dilaksanakan agar pada hari H idul fitri tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan atau terdapat gangguan khususnya bagi saudara kita yang beragama muslim agar tidak terganggu. kita betul betul memastikan seluruh kebutuhan masyarakat menjelang lebaran dan dan setelahnya terpenuhi,”Ucap Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal.

Selain itu, Kegiatan ini juga dilaksanakan guna untuk mengontrol dan memastikan seluruh persiapan yang dibutuhkan pada saat Idul Fitri dan hari libur tetap terpenuhi, baik kebutuhan Bahan pokok, BBM, dan listrik bagi masyarakat.

” Sehingga tidak terjadi kelangkaan dan kenaikan harga yang melonjak karna biasanya pada saat menjelang lebaran banyak oknum penjual yang memanfaatkan untuk mendapatkan keuntungan yang lebih namun cara yang mereka tempuh,”Jelasnya

Sementara itu, Doren wakerkwa selaku Asisten 1 Setda Provinsi saat mengecek kesiapan dan stok yang di miliki oleh pertamina, Bulog, Hypermart, PLN, dan lain lain mengaharpkan agar kepada pihak terkait dan para distributor untuk mematuhi jumlah HET saat menjualkan produk bahan pokok (Bapok) dan dilarang keras menimbun jumlah makanan atau menjualkan makanan berkadaluarsa.

” Kami juga melakukan pengecekan langsung terhadap barang yang di jual di pasaran apakah sudah mencapai masa masa kadaluarsa atau layak konsumsi, “Imbuhnya

” Begitu juga dengan keadaan listrik khusunya di Jayapura dan dan wilayah lain memang beberapa hari terakhir listrik sering padam namun setelah di lakukan pengecekan dan perbaikan secara berkala dari pihak PLN. Direktur PLN menjamin listrik telah aman dan siap untuk di gunakan,”Tambahnya menuturkan

Melalui kegiatan ini disimpulkan bahwa kebutuhan menjelang lebaran dan setelahnya berada dalam tahap aman. hal ini di perkuat berdasarkan laporan pihak terkait, dan tentunya Pemerintah daerah dan tim inflasi daerah serta pihak keamanan akan tetap mengontrol jumlah pasokan Bapok di pasaran. [Ian/Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *