Koramil Wasior Bantu Evakuasi Korban Banjir

MANOKWARI, gardapapua.com — Banjir yang melanda akibat curah hujan tinggi yang menyebabkan beberapa wilayah di Kabupaten Teluk Wondama terendam banjir. Melihat hal tersebut, Danramil 1801-05/Wasior dan anggota Koramil 1801-05/Wasior sebanyak 25 orang terjun langsung membantu mengevakuasi masyarakat ke tempat lokasi yang aman di Distrik Wasior, Kabupaten Teluk Wondama, Provinsi Papua Barat, Senin (23/12/2019).

Melalui via Telepon Seluler Danramil 1801-05/Wasior Mayor Inf Andri Risnawan mengatakan, Sungai Angris merupakan pemisah antara Kelurahan Wasior dan Kampung Wasior, meluapnya air dikarenakan aliran sungai tidak bisa menampung debet air terutama di jembatan Angris dikarenakan adanya pendangkalan material , Hal tersebut yang mengakibatkan air sungai meluap ke jalan.

Selain itu, Akibat dari luapan air sungai Angris tersebut membuat akses jalan yang menghubungkan Kelurahan Wasior dan Kampung Wasior tidak bisa dilewati. Untuk sementara Jalan yang berada disekitar taman kota Wasior terkena endapan material lumpur setinggi _+ 30 cm dan kayu.

Setelah mengetahui salah satu wilayahnya terjadi banjir, Dandim 1801/Manokwari Kolonel Inf J. Lumbantoruan, S.Sos, M.Si memerintahkan kepada seluruh anggota Koramil 1801-01/Wasior untuk peka terhadap kondisi yang terjadi di tengah – tengah masyarakat, termasuk musibah banjir seperti yang terjadi saat ini.

“Dandim memerintahkan Danramil 1801-05/Wasior harus hadir di tengah – tengah masyarakat, membantu mereka menghadapi musibah ini, evakuasi segera dan monitor terus kondisi banjir yang terjadi jangan sampai ada korban,” tegasnya.

Danramil 1801-05/Wasior Mayor Inf Andri Risnawan telah turun langsung bersama anggotanya malam itu juga untuk terjun langsung ke lokasi untuk evakuasi korban banjir ketempatan yang aman. Untuk sementara waktu dari hasil evakuasi tidak ada korban jiwa, 3 buah SPM Hanyut dan sudah dievakuasi oleh anggota Koramil 1801-05/Wasior.

Di sisi lain, Mayor Inf Andri Risnawan juga menghimbau masyarakat Kelurahan Wasior untuk tetap waspada selama kondisi cuaca masih ekstrem seperti sekarang ini. Sebab, dengan curah hujan yang tinggi bencana banjir bisa saja terjadi. [Rls/Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *