Ramadhan 1440 H/2019, Wagub Imbau Masyarakat Jangan Panik, Agar Harga Tak Mencekik

MANOKWARI, gardapapua.com — Tak Jarang sejumlah harga bahan kebutuhan pokok menjelang Ramadhan kian mencekik.

Hal ini kerap merupakan ulah sejumlah oknum – oknum tertentu yang memanfaatkan momen memasuki perayaan hari-hari besar keagamaan, seperti moment jelang memasuki bulan ramadhan 1440/H tahun 2019 ini.

Melihat situasi ini, Wakil Gubernur Papua Barat Mohamad Lakotani saat diwawancarai terpisah usai membuka Acara rapat koordonasi daerah /FGD ketahanan stock dan harga bahan pokok dalam rangka kesiapan pasokan dan stabilisasi harga menjelang puasa dan lebaran 2019/1440 Hijriah, Jumat (03/5/2019) bertempat di salah satu hotel di Kota Manokwari, mengingatkan bahwa masyarakat tidak perlu kuatir berlebihan menyambut moment bulan puasa ramadhan.

” Karena itu kami Imbaukan kepada masyarakat tidak perlu terlalu kuatir dan resah, tidak perlu mengambil langkah – langkah membeli barang dalam jumlah yang besar untuk kebutuhan pokok ini. Ini menghindari adanya permainan harga oknum nakal, “Ucap Wagub Moh. Lakotani mengingatkan

Sebab, terang Wagub Lakotani, bahwa jumlah stock kebutuhan sejumlah bahan pokok (Bapok, red) dipastikan terpenuhi selama 5 bulan kedepan.

” Sebab jika kita sebagai konsumen panik, maka keadaan situasi seperti inilah yang dimanfaatkan para oknum pedagang, distributor nakal memainkan harga yang tinggi (mencekik, red) dan menimbun barang pokok tersebut, “Jelasnya

Sementara terkait dengan pengendalian kebutuhan harga pokok dalam menghadapi bulan puasa dan lebaran nanti, pihak pemerintah akan memberikan pencerahan secara terbatas kepada para pihak pedagang, dan distributor.

” Jadi sementara kita masih diskusikan mencari formula yang baik, sampai pada apa – apa yang nanti kita akan sampaikan dan menjadi hal dimana ada sanksi yang diberikan kepada pelaku pelaku usaha para distributor yang sengaja memanfaatkan situasi jelang ramadhan dengan memainkan jumlah stock barang atau harga barang,”Beber Wagub Moh. Lakotani

” Biasalah jelang moment seperti ini ketika kebutuhan meningkat maka harga pun meningkat atau coba dimainkan oleh para oknum pedagang atau diatributor pengusaha bahan – bahan pokok yang nakal,”Tambahnya

Sehingga, melalui FGD yang menghadirkan seluruh instansi teknis semua perwakilan Kabupaten Kota baik dari Perindag, dan mitra lainnya diharapkan dapat menghasilkan rumusan yang baik dalam menghadapi bulan ramadhan 1440 Hijriah tahun 2019 ini. [ian]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *