Ingin Terima Manfaat dari Program ADik ? Begini Imbauan Dinas Pendidikan dan Pora Kaimana
KAIMANA, gardapapua.com – Kepala Bidang Pendidikan Menengah Atas Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kaimana, Nahrul Rumbara, mengingatkan dan mengimbau bagi para siswa/i semester akhir ditingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kaimana, Papua Barat, dapat cermat dalam memilih perguruan tinggi dan program studi saat mengikuti Program Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik).
Menurut Nahrul, siswa/i agar tidak jangan berfokus pada perguruan tinggi besar yang berada di Pulau Jawa semata. Hal itu karena tingkat persaingan untuk masuk ke kampus-kampus tersebut relatif lebih tinggi dibandingkan perguruan tinggi di wilayah lain.
“Kami sarankan agar anak-anak juga mempertimbangkan kampus di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi atau wilayah lainnya agar peluang diterima lebih besar,”Ujarnya pada Kamis (5/3/2026) di ruang kantornya.
Ia menjelaskan, bahwa selain mempertimbangkan lokasi perguruan tinggi, siswa juga diimbau tidak hanya memilih kampus dengan akreditasi tertinggi. Menurutnya, pilihan perguruan tinggi dan program studi sebaiknya disesuaikan dengan kemampuan akademik serta peluang yang tersedia.
“Yang penting adalah menyesuaikan dengan kemampuan dan peluang yang ada, sehingga kesempatan untuk lolos seleksi bisa lebih besar,”Katanya.
Program ADik merupakan program afirmasi yang digagas pemerintah pusat untuk memberikan kesempatan kepada kelompok tertentu agar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Program ini ditujukan untuk meningkatkan akses pendidikan tinggi bagi siswa dari wilayah dan latar belakang tertentu.
Nahrul menjelaskan, terdapat beberapa kategori penerima manfaat dalam program tersebut, di antaranya penyandang disabilitas, siswa yang bersekolah di wilayah Tanah Papua, siswa dari daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T), serta anak dari pekerja migran Indonesia di luar negeri.
Ia menambahkan, perguruan tinggi yang menjadi tujuan program ADik tersebar di berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Maluku hingga Aceh. Dengan demikian, peserta memiliki banyak pilihan kampus untuk melanjutkan pendidikan.
Sementara itu, terkait batas waktu pengumpulan formulir pendaftaran, Nahrul mengatakan pihaknya masih menunggu informasi resmi dari pemerintah pusat. Untuk sementara, para siswa diminta segera mengambil formulir dan melengkapi seluruh persyaratan yang dibutuhkan.
“Setelah semua berkas terkumpul, kami akan melakukan penginputan data dan kemudian mengumumkan tahapan selanjutnya,”Jelasnya.
Ia menambahkan, hasil seleksi program ADik tidak akan diumumkan melalui Dinas Pendidikan daerah. Pengumuman kelulusan akan disampaikan langsung oleh panitia pusat kepada masing-masing peserta melalui alamat email pribadi.
Dengan mekanisme tersebut, setiap peserta dapat mengetahui secara langsung apakah mereka dinyatakan lulus seleksi atau tidak dalam program tersebut.
“Peserta akan menerima informasi melalui email masing-masing, sehingga mereka bisa mengetahui apakah diterima di perguruan tinggi yang dipilih atau tidak,”Pungkasnya. [JO/RED]
