Buka Rakersis GPI Papua, Bupati Yohanis Manibuy : ‘Jadikan Ini Peristiwa Iman Akan Panggilan Kristus’
TELUK BINTUNI, gardapapua.com — Pelaksanaan Rapat Kerja Klasis (RAKERSIS) dan Rapat Kerja Pelayanan Wadah Kategorial Klasis GPI Papua Teluk Bintuni, yang berpusat di Kampung Sarbe, Distrik Kuri, Kabupaten Teluk Bintuni, berlangsung selama dua hari yakni dari 15 – 16 Februari 2026.
Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy,S.E.,M.H, mengharapkan, momentum pembukaan rapat kerja ini agar bukan sekadar menjadi kegiatan rutin organisasi gerejawi semata, namun demikian, dapat dijadikan wadah untuk bersikap menata kembali arah pelayanan klasis GPI Papua Teluk Bintuni tahun 2026 membawa perubahan serta pengharapan melalui pelayanan yang berlandaskan kasih Kristus.

Bupati mengajak peserta dan seluruh jemaat untuk menjadikan setiap pelayanan sebagai Peristiwa Iman Akan Panggilan Kristus.
“Dikesempatan ini, Saya imbau agar mari kita sikapi pelaksanaan Rapat Kerja ini sebagai peristiwa iman yang sarat makna, tempat gereja Tuhan menata kembali arah pelayanannya agar tetap setia pada panggilan Kristus dan relevan dengan dinamika kehidupan umat serta masyarakat,”Ucap Bupati Yohanis Manibuy.
Melalui Rapat Kerja Klasis dan Rapat Kerja Wadah Pelayanan Kategorial GPI Papua Klasis Teluk Bintuni, Bupati juga berharap agar melalui momen-momen seperti ibadah dan raker, umat diajak mengevaluasi diri dan mengimani kisah perjalanan Yesus Kristus sang kepala Gereja, untuk memperkuat komitmen pelayanan di berbagai tempat, termasuk daerah terpencil.
“Harapannya, kiranya di tahun pelayanan 2026 dengan semangat baru dan tekad yang diperbarui, menjadi pendorong bagi GPI Papua Klasis Teluk Bintuni, agar kedepannya semakin membuka tahun pelayanan dengan diawali rapat kerja,”Imbuh Bupati.
Pada kesempatan ini, Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tulus kepada GPI Papua Klasis Teluk Bintuni yang secara konsisten membangun budaya evaluasi, perencanaan, dan penguatan kapasitas pelayanan melalui forum rapat kerja ini.
Kata Bupati, langkah ini menunjukkan kesadaran kelembagaan yang dewasa bahwa gereja yang bertumbuh adalah gereja yang mau menilai dirinya dengan jujur, memperbaiki yang kurang, dan meningkatkan mutu berkelanjutan.
“Melalui Rapat Kerja Klasis dan Rapat Kerja Pelayanan Kategorial Tahun 2026 ini, Saya berharap agar menjadi wadah evaluasi yang komprehensif terhadap seluruh program dan kinerja pelayanan tahun sebelumnya,”Harap Bupati.
“Evaluasi tersebut hendaknya tidak hanya bersifat administratif, tetapi menyentuh substansi pelayanan, yakni sejauh mana pelayanan GPI Papua khususnya Klasis Teluk Bintuni telah menjawab kebutuhan rohani jemaat, membina karakter umat, serta memberi dampak sosial yang nyata di tengah masyarakat melalui tiga dimensi utama pelayanan gereja yaitu koinonia, marturia, dan diakonia,”Sambungnya menambahkan.
Ketiga dimensi ini harus terimplementasi secara terarah di seluruh lini pelayanan kategorial, baik anak, remaja, pemuda, perempuan, kaum bapak, maupun kelompok-kelompok pelayanan lainnya agar setiap warga jemaat mengalami pertumbuhan iman yang utuh sehingga seluruh jemaat GPI dapat menjadi saksi Tuhan yang hidup dan relevan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Teluk Bintuni.
“Oleh sebab itu, rapat kerja ini hendaknya menjadi wadah untuk memperteguh komitmen, memperjelas arah, dan memperkuat kesungguhan dalam bekerja di ladang pelayanan Tuhan,”Tukas Bupati yang akrab disapa Anisto. [Ian/Red]
