DaerahGarda KaimanaGarda Papua BaratHeadline newsHUMANIS

Di Kaimana, Pembangunan Gerai KDMP Masuki Tahap Pelaksanaan

KAIMANA, gardapapua.com —- Pemerintah Kabupaten Kaimana, Papua Barat, memastikan program pembangunan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) sebagai bagian dari program prioritas nasional untuk memperkuat ekonomi nasional di daerah terus berjalan dan menyasar hingga ke sejumlah kabupaten / kota termasuk di kabupaten kaimana berjalan baik.

Adapun saat ini, pembangunan gerai lengkap dengan gudang Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang merupakan program Asta Cita Presiden RI, telah memasuki tahap pelaksanaan fisik setelah seluruh aspek hukum dinyatakan selesai.

“Fokus kegiatan saat ini adalah penyiapan lahan serta pembangunan gerai lengkap dengan gudang dan perlengkapannya,”Ujar  Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Kaimana, Agustinus Djanoma.

Dikatakan bahwa saat ini pembangunan gerai tersebut melibatkan kerja sama lintas sektor, termasuk unsur TNI yang memiliki peran dalam pengembangan fisik serta koordinasi penyediaan lahan.

Ia menjelaskan, bahwa gerai yang mulai dibangun saat adalah di kampung baru distrik trikora, satu unit gerai telah dibangun dan saat ini masih dalam proses pengerjaan.

Sementara itu, untuk wilayah keluarahan  Kroy, lokasi pembangunan berada di samping Kantor Pemberdayaan Masyarakat Kampung dan telah tersedia.

Untuk wilayah perkotaan, terdapat dua opsi lokasi yang masih dalam tahap pembahasan, yakni lahan Telkom dan lahan Kodim/804 yang berada di sekitar asrama Koramil 01 kaimana kota. Keterbatasan lahan di wilayah kota menjadi tantangan tersendiri sehingga memerlukan koordinasi dan kajian lebih lanjut.

“Sementara di kampung-kampung, data lokasi telah tersedia berdasarkan komunikasi dengan masyarakat desa. Saat ini pemerintah tengah melengkapi aspek administrasi dan menyesuaikannya dengan regulasi yang akan diterbitkan oleh Kementerian Desa dan kementerian terkait lainnya,”Ujar Agustinus Djanoma.

Agustinus menambahkan, bahwa pembangunan gerai UMKM menjadi tanggung jawab TNI, sedangkan koordinasi lahan dan pembentukan kelembagaan koperasi melibatkan dinas teknis terkait.

Hingga saat ini, kegiatan masih berada pada tahap penyiapan lahan dan pembangunan gerai, dan dipastikan tetap berjalan sesuai rencana. [JO/RED]

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *