PLN Kaimana Bakal Siapkan Pemeliharaan Jelang Ramadhan Idul Fitri 1447 H
KAIMANA, gardapapua.com – PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kaimana mulai melakukan langkah antisipatif guna menjaga keandalan pasokan listrik menjelang bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H / 2026 M, yang diperkirakan berlangsung pada Februari hingga Maret mendatang.
Kepala ULP PT PLN Kaimana, Gilang Akbar Yadi, mengatakan salah satu upaya yang disiapkan adalah rencana pemeliharaan transformator pembangkit di Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Kilo. Pemeliharaan ini dinilai penting karena peralatan tersebut telah beroperasi selama kurang lebih satu tahun dan membutuhkan perawatan berkala.
“Setiap peralatan pembangkit wajib dilakukan pemeliharaan secara rutin agar tetap andal dan aman. Ini bagian dari upaya kami menjaga kualitas layanan listrik kepada masyarakat,”Kata Gilang kepada sejumlah Awak media di ruang kerjanya, pada Senin (5/1/2026).
Ia menjelaskan, jadwal pasti pelaksanaan pemeliharaan masih dalam tahap finalisasi. Namun, PLN ULP Kaimana berkomitmen akan menyampaikan informasi secara terbuka kepada masyarakat begitu jadwal telah ditetapkan.
“Nanti kalau jadwalnya sudah pasti, akan kami sampaikan melalui media sosial resmi PLN, RRI, serta surat pemberitahuan kepada instansi dan para pemangku kepentingan di seluruh Kaimana,”Jelasnya.
Gilang mengakui, pemeliharaan tersebut berpotensi berdampak pada pemadaman listrik sementara di wilayah Kota Kaimana. Durasi pemadaman diperkirakan berlangsung sekitar enam hingga delapan jam.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa pemeliharaan ini dilakukan untuk memastikan pasokan listrik tetap aman dan stabil dalam jangka panjang, terutama menghadapi peningkatan kebutuhan listrik saat bulan suci Ramadhan dan Idul fitri 1447 H/ 2026 M.
“Pemeliharaan ini kami rencanakan seefisien mungkin. Kami upayakan pelaksanaannya pada bulan Januari dan pada hari Sabtu atau Minggu agar tidak mengganggu aktivitas pelayanan publik, operasional perkantoran, maupun kegiatan usaha masyarakat,”Jelasnya.
PLN juga mengimbau masyarakat untuk memahami pentingnya pemeliharaan infrastruktur kelistrikan sebagai langkah pencegahan gangguan yang lebih besar di kemudian hari.
“Pemeliharaan ini semata-mata untuk menjaga keandalan sistem. Dengan peralatan yang terawat, risiko gangguan dapat diminimalkan dan pelayanan listrik kepada masyarakat bisa lebih optimal,”Pungkas Gilang. [JO/RED]
