DaerahGarda Papua BaratGarda Teluk BintuniHeadline newsNasionalReligi

Titian Kasih dalam Momen Pra Natal IPPMU, Bupati Yohanis Manibuy Ajak Masyarakat Rawat Persatuan dan Kesatuan

TELUK BINTUNI, gardapapua.com — Bupati Kabupaten Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy,S.E.,M.H, diketahui menghadiri Ibadah dan Perayaan Pra Natal Ikatan Pemuda Pemudi Moyeba Utara (IPPMU) Tahun 2025 yang berlangsung khidmat dan penuh sukacita pada Selasa 23 Desember 2025, bertempat di Tisai, Distrik Bintuni, Teluk Bintuni.

Perayaan Pra Natal yang digagas IPPMU ini, dihadiri Gubernur Papua Barat yang diwakili Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Papua Barat, Bondan Santoso, S.STP, M.Ec.Dev, serta perwakilan Kepala OPD Lingkup Pemkab Teluk Bintuni serta menghadirkan juga para pengungsi kampung Moyeba Utara akibat dampak ketidakstabilan keamanan dan ketertiban yang terjadi, pada beberapa waktu lalu.

Ibadah syukur pra natal bersama pemerintah daerah ini mengangkat tema “Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga” (Matius 1:21–24), dengan sub tema : “Melalui perayaan Natal Ikatan Pemuda/Pemudi Moyeba Utara menghadirkan Tuhan Yesus sebagai pelindung dalam bahtera kehidupan keluarga”, yang diharapkan dapat memulihkan keluarga, memperkuat solidaritas sosial, serta merawat perdamaian dan alam, secara khusus Masyarakat Teluk Bintuni, di Wilayah Moskona, Kampung Moyeba Utara.

Bupati Kabupaten Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy,S.E.,M.H, dalam kesan dan pesan natal menyebutkan, bahwasannya Natal adalah perayaan tentang harapan, damai, dan kasih. Dia mengajak seluruh pihak dikesempatan itu mengingat betapa besar Kasih TUHAN yang selalu menyertai.

Selaku kepala daerah, dirinya menyadari sepenuhnya bahwa Natal tahun ini bagi sebagian orang dirayakan dengan rasa yang berbeda, terutama bagi lapisan Masyarakat Moyeba Utara.

“Ada saudara-saudara kita yang harus meninggalkan rumah, kampung halaman dan kehidupan sehari-hari akibat gangguan keamanan dan ketertiban yang terjadi. Sebagai sesama anak negeri, sebagai orang yang dipercaya memimpin daerah ini, saya juga merasakan duka, kegelisahan, dan keprihatinan yang para orang tua, mama-mama, adik-adik, kakak-kakak, dan anak-anak kita sekalian mengalaminya,”Ucap Bupati Yohanis Manibuy.

Sampaikan rasa simpati dan empati yang mendalam, pada kesempatan ini, Bupati yang akrab disapa Anisto juga menegaskan, bahwa pemerintah daerah tidak menutup mata dan tidak tinggal diam. Pihaknya beraama jajaran Forkopimda dan pihak terkait terus berkoordinasi dengan aparat keamanan, tokoh agama, tokoh adat, dan seluruh pemangku kepentingan agar situasi keamanan dapat segera pulih.

“Sehingga bapak, mama, kakak, dan adik-adik semua, mudah-mudahan, TUHAN sayang kita, keadaan pulih kembali, kedepan kita dapat merayakan kembali Natal di kampung halaman kita. Sebagai kepala daerah mengimbau kita jangan terprovokasi, dna tetap kompak menjalin komunikasi yang baik dan mendukung pemerintah mewujudkan menjaga ketertiban daerah,”Imbaunya.

“Saya menyambut baik perayaan Natal yang digagas oleh pemuda-pemudi Moyeba Utara yang berlangsung hari ini,”Sambungnya.

Di tengah situasi hikmah natal tersebut, Bupati Anisto lalu menyampaikan pesan khusus bahwa pemuda dan pemudi adalah harapan masa depan daerah ini. Untuk itu, sebagai generasi penerus tetaplah menjadi pembawa damai, senantiasa menjaga persatuan, tidak muda terprovokasi, serta terus menumbuhkan semangat kebersamaan dan saling menguatkan.

“Jangan biarkan rasa takut dan kebencian menguasai hati kita. Sebaliknya, biarlah Kasih Kristus menjadi jembatan terang yang menuntun kita keluar dari setiap persoalan dan membawa harapan akan kehidupan yang lebih damai dan tenteram. Saya percaya, dengan kebersamaan, doa dan kerja sama semua pihak, kita akan mampu melewati masa sulit ini. Pemerintah daerah akan terus hadir dan mendengar, dan bekerja untuk melindungi masyarakat tanpa terkecuali,”Tukas Anisto.

Sembari menambahkan, agar melalui rangkaian peristiwa Natal ini sebagai momentum untuk mempererat persaudaraan, menguatkan iman, dan meneguhkan komitmen untuk membangun Teluk Bintuni yang aman, damai dan sejahtera.

“Keadaan yang kita hadapi saat ini, kita berdoa kepada TUHAN. Kami Pemerintah Daerah secara berjenjang sedang berupaya terkait sterilisasi wilayah keamanan. Sehingga nantinya, Masyarakat kita dapat kembali ke kampung halaman dengan hidup seperti biasanya. Dikesempatan ini, Saya sampaikan Selamat merayakan Natal Kristus kepada semua keluarga Moskona Utara dan Moskona Utara Jauh. Kiranya Damai Natal memenuhi hati kita semua, memberikan kekuatan, harapan dan masa depan yang lebih baik. Kiranya Kasih TUHAN memberkati kita sekalian,”Tutup Bupati Anisto dalam kesan natalnya.

Dikesempatan itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Papua Barat, Bondan Santoso, S.STP, M.Ec.Dev, lalu menyerahkan bantuan tali kasih berupa 202 paket sembako dari Pemprov Papua Barat sesuai arahan Gubernur Dominggus Mandacan untuk diserahkan kepada Masyarakat khususnya kelompok pengungsi Masyarakat Moskona  Kampung Moyeba.

“Saya diperintahkan, sesuai laporan dari Kesbangpol Teluk Bintuni, Pak Gubernur perintahkan 202 paket segera dikirimkan. Jarena pertimbangan besok sudah malam Natal, sehingga saya langsung bergerak. Paketnya berupa beras 10 kg, minyak goreng, tepung, dan gula. Itu paket normal, Pak Gubernur selalu memberikan bantuan seperti itu,”Ucap Bondan Santoso, S.STP, M.Ec.Dev. [Ian/Tim/Red]

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *