DaerahGarda KaimanaGarda NusantaraGarda Papua BaratHeadline newsHUMANISPolitik

Negosiasi Wabup Waryensi Berhasil, Palang di Distrik Yamor Dibuka Warga

KAIMANA, gardapapua.com — Setelah hampir sebulan aksi pemalangan oleh warga dari dua kampung di Distrik Yamor, Kabupaten Kaimana, kantor distrik dan rumah kepala distrik resmi dibuka kembali pada 25 Februari 2026.

Pembukaan palang dilakukan setelah Wakil Bupati Kaimana, Isak Waryensi, tiba di ibu kota Distrik Yamor dan menggelar pertemuan bersama masyarakat setempat untuk mendengar langsung aspirasi mereka.

Aksi pemalangan sebelumnya dipicu kekecewaan warga terhadap kepala distrik yang dinilai tidak menjalankan tugas secara optimal, serta ketidakpuasan atas hasil seleksi CPNS 2021 yang tidak meloloskan putra-putri dari sejumlah kampung di distrik tersebut.

Pertemuan antara pemerintah daerah dan masyarakat difasilitasi Kapospol Yamor, Brigpol Marhen Wayoi, serta aparat distrik, Ferry Kamandiray. Dialog berlangsung dalam suasana terbuka, aman, dan lancar.

Kapolsek Etna, Ricky Eramuri, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon WhatsApp, membenarkan bahwa palang telah dibuka setelah tercapai kesepakatan antara pemerintah daerah dan masyarakat.

“Pada 25 Februari 2026, Wakil Bupati tiba di ibu kota distrik dan melakukan pertemuan dengan masyarakat. Atas kesepakatan bersama, palang langsung dibuka. Situasi aman dan kondusif,”Ujarnya.

Ia menjelaskan, palang yang dibuka mencakup kantor distrik dan rumah kepala distrik. Wakil Bupati juga bermalam di ibu kota distrik bersama warga sebelum kembali ke ibu kota kabupaten keesokan harinya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan, usai pelepasan kayu palang di kantor distrik, Wakil Bupati Isak Waryensi turut menyerahkan Surat Keputusan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Distrik Yamor kepada Ferry Kamandiray guna menjalankan roda pemerintahan dan pelayanan publik di wilayah tersebut.

Ferry Kamandiray diketahui merupakan putra asli salah satu kampung di Distrik Yamor dan selama ini dikenal konsisten menjalankan tugas sebagai aparatur sipil negara.

Dengan dibukanya palang tersebut, aktivitas pemerintahan di Distrik Yamor kembali berjalan normal, sementara situasi keamanan tetap terjaga kondusif di bawah pengawasan aparat setempat. [JO/RED]

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *