Wabup Lingara Hadiri HUT ke-14 RSUD Teluk Bintuni dan Hari Kesehatan Nasional ke-61 Tahun 2025
TELUK BINTUNI, gardapapua.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Teluk Bintuni menyelenggarakan peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 yang dirangkaikan dengan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) RSUD Bintuni ke-14 tahun. Acara tersebut berlangsung khidmat dan penuh makna di Gedung Pertemuan RSUD Teluk Bintuni, pada Rabu (12/11/2025).
Pada rangkaian kegiatan dihadiri oleh Wakil Bupati Joko Lingara, Ketua DPRK Teluk Bintuni Romilus Tatuta, Anggota DPRP Papua Barat Erwin Beddu Nawawi, perwakilan pimpinan TNI dan Polri, para pimpinan OPD, pimpinan dan Staf RSUD Bintuni dan tamu undangan dan mitra kerja lainnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Teluk Bintuni, Joko Lingara, dalam sambutannya menegaskan bahwa penting menjaga semangat kebersamaan dan menghargai jasa para pendiri RSUD Bintuni.
“Keberhasilan suatu lembaga dapat dilihat dari kekompakan orang-orang di dalamnya. Jangan pernah melupakan jasa para pendiri, karena dengan ide dan kerja keras mereka, rumah sakit ini bisa berdiri. Mari terus tingkatkan kualitas kerja agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik,”Kata Wakil Bupati, Joko Lingara.
Joko Lingara juga memberikan motivasi kepada para dokter, perawat, dan seluruh tenaga kesehatan untuk tetap semangat dalam menjalankan tugas melayani masyarakat dengan sepenuh hati.
Senada akan itu, Plt.Direktur RSUD Teluk Bintuni, dr. Novita Panggau, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas perjalanan panjang serta pencapaian yang telah diraih rumah sakit kebanggaan masyarakat Teluk Bintuni tersebut.
“Hari ini kita berkumpul memperingati Hari Ulang Tahun ke-14 RSUD Teluk Bintuni sekaligus Hari Kesehatan Nasional ke-61. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menjadikan RSUD Teluk Bintuni sebagai salah satu institusi kesehatan terbaik di Papua Barat,”Ujar dr. Novita dalam sambutannya.
Beliau juga menyampaikan apresiasi khusus kepada Bp Tangguh atas dukungan dan kontribusinya dalam pembangunan serta kemajuan RSUD Teluk Bintuni. Dalam kesempatan itu, dr. Novita turut mengulas perjalanan sejarah berdirinya rumah sakit yang kini menjadi kebanggaan masyarakat Teluk Bintuni.
Menurutnya, cikal bakal RSUD Bintuni dimulai pada tahun 2011, saat Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni mulai membangun fasilitas rumah sakit tersebut. Setahun kemudian, pada 2012, RSUD Bintuni mulai beroperasi dengan kapasitas 50 tempat tidur.
Pada 2015, kapasitas meningkat menjadi 100 tempat tidur, seiring peningkatan status menjadi Rumah Sakit Kelas C. Kemudian, tahun 2020, RSUD Bintuni memulai pembangunan gedung baru, hingga akhirnya tahun 2022 resmi menjadi Rumah Sakit Kelas B dengan 200 tempat tidur.
Sementara di tahun 2025 ini, RSUD Teluk Bintuni telah memiliki fasilitas dan kapasitas yang memadai, sehingga banyak hal yang dapat kami lakukan dalam meningkatkan pelayanan kesehatan di wilayah sisar matiti hingga ke pelosok kampung.
“Harapan kami, RSUD Bintuni terus tumbuh menjadi institusi kesehatan yang unggul dan mampu bersaing di tingkat nasional,”Harap dr. Novita menegaskan.
Sebagai bentuk rasa syukur dan kebersamaan, acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh Wakil Bupati Teluk Bintuni Joko Lingara dan Direktur RSUD dr. Novita Panggau. Potongan tumpeng pertama diberikan kepada salah satu pendiri RSUD Bintuni, dr. Andreas Cikan, kemudian kepada Ketua DPRK Teluk Bintuni, Romilus Tatuta, serta Anggota DPRP Papua Barat, Erwin Beddu Nawawi. [TIM/RED]
