Pemuda Kaitaro : Jangan Lagi Ada Dusta Terkait Penerimaan Tenaga Security di Teluk Bintuni

MANOKWARI, gardapapua.com — Peran Pemerintah Daerah melalui Dinas terkait kedepan untuk tidak boleh ada lagi Perusahaan-perusahaan lain di kabupaten teluk bintuni melakukan perekrutan tenaga kerja khususnya tenaga security secara diam-diam.

Hal itu diungkapkan, Ilham Refideso, salah satu Pemuda Kaitaro, Kabupaten Teluk Bintuni, Kamis (15/7/2021), malam, menyikapi permasalahan dan pemberitaan terkait adanya dugaan rekruitmen tenaga kerja di PT. Gardatama Nusantara yang terkesan masih ditutup-tutupi oleh management dan dinas terkait terhadap masyarakat lokal.

“Kita mempunyai Regulasi dan Aturan didaerah apalagi sebagai daerah penghasil dan yang punya kekayaan alam. dalam hal ini setiap perusahaan harus melaporkan informasi penerimaan tenaga kerjanya ke Disnakertrans Kabupaten Teluk Bintuni dan adanya keterbukaan informasi secara lengkap disampaikan kepada masyarakat, jikalau ada peluang – peluang seperti itu. Supaya jangan ada lagi dusta diantara kita,”Ungkap Ilham Refideso.

Menurut dia, melalui keterbukaan informasi tentang adanya lowongan tenaga kerja yang dilakukan berbagai pihak perusahaan, maka itu akan memberi kesempatan bagi calon tenaga kerja dalam hal ini masyarakat yang berdampak langsung dengan lingkungan train Migas untuk bersaing, dan dapat mensejahterakan diri dengan terlibat di dunia kerja secara langsung.

Hal ini sebagaimana Penerimaan tenaga kerja Security di BP Tangguh yang adalah program Nasional dan di tunjuk CSTS, melalui PT. Gardatama Nusantara.

” Seperti ini khan program nasional penerimaan tenaga kerja Security, dan CSTS di tunjuk sebagai penanggung jawab pelaksana di bawah. Namun yang di sayangkan program ini sudah dua kali di lakukan rekuitmen tenaga kerja tersebut (security) oleh subcon tersebut tanpa ada pemberitahuan kepada pemerintah daerah dalam hal ini Disnakertras teluk bintuni,”Paparnya

“Ada apa ini yang di lakukan oleh subcon ini, orang dari luar teluk bintuni dengan bebasnya masuk kerja di BP. Tangguh sedangan kita daerah penghasil hanya bisa duduk jadi penonton diatas kekayaan alam kita,”Tambah Ilham Refideso yang akrab disapa Bung Bule oleh masyarakat Babo itu.

Sehingga berharap kepada pemda teluk bintuni dalam hal ini disnakertrans segera melakukan fungsinya secara cepat agar masyarakat (pencari kerja) bisa mengisi peluang tersebut.

” Dan saya juga sangat berharap kepada PT.Gardatama Nusantara yang di tunjuk langsung oleh CSTS sebagai pelaksana lapangan program nasional ini bekerja profesional dan transparan kepada masyarakat teluk bintuni. Apalagi kalau ini sudah ada info perekrutan tenaga kerja (security) gelombang ketiga ini. Kuota Teluk Bintuni harus dibuka secara lengkap, dan persyaratannya seperti apa harus dipaparkan jelas kepada masyarakat,”Tukasnya.

“Ini mau memasuki gelombang ketiga. Jadi kita tidak mau lagi jangan seperti gelombang 1 dan 2 saat perekrutan tenaga security, yang tidak ada keterbukaan. Selanjutnya, upah dan Perjanjian kontrak kerja harus diperhatikan seksama, apalagi jikalau mereka merupakan eks karyawan tenaga security atau sudah pernah pendidikan,”Tutupnya. [TIM/RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *