Tentang Desakan Menutup (THM) di Manokwari, Begini Kata Bupati Hermus Indou

MANOKWARI, gardapapua.com — Bupati Hermus Indou menegaskan, bahwa dirinya punya alasan kuat untuk tidak bisa melakukan penutupan kepada usaha Tempat Hiburan Malam (THM), secara sepihak.

Menurut Bupati, Manokwari adalah barometer daerah tingkat ibukota provinsi. Juga kalau dirinya melakukan tindakan penutupan THM tanpa dilaksanakan sejumlah kajian akan dampaknya, maka dipastikan memunculkan masalah – masalah kejahatan baru.

“Kita tidak bisa sepihak memutuskan langsung untuk melakukan penutupan Tempat Hiburan Malam (THM) di Manokwari. Masyarakat dikota ini sudah menjadi masyarakat seperti di ibukota provinsi lainnya. biarkan pusat – pusat hiburan tetap beroperasi, tetapi mari kita kendalikan dan kita tertibkan seusai aturan main yang berlaku,”Tegas Bupati Hermus Indou

Meski demikian, terkait sejumlah masukan dan kiritikan masyarakat yang mengharapkan agar tempat – tempat hiburan malam ini dapat ditutup total mengingat kota manokwari adalah kota injil, sebagai Bupati yang dipilih rakyat Hermus Indou menegaskan bahwa hal ini tetap akan dipertimbangkannya, menyusul pihaknya akan melakukan pertemuan kembali bersama semua pihak/elemen masyarakat, kemudian membuat beberapa kajian menanggapi masukan aspirasi dari masyarakat.

“Saya kira untuk permintaan tetap masyarakat kita pertimbangkan. Namun perlu diingat Manokwari ibukota provinsi. Tidak bisa kita buat kota ini jadi mati. Dan kalau tidak ada pusat Tempat Hiburan ini nanti akan banyak kejahatan lain yang muncul di kota ini. Jadi pusat Hiburan kita ijinkan tetap ada, tapi mari kita kendalikan supaya kehadiran dan keberlangsungannya aman untuk semua masyarakat. Jadi ini beberapa kebijakan kedepan kita akan kaji lagi,”Tukasnya. [Ian/Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *