Penerimaan Polisi Noken Diapresiasi Wakil Rakyat Kaimana, Begini Responnya

KAIMANA, gardapapua.com —Penerimaan Bintara Noken Polri Tahun 2021 dengan kuota didik sebanyak 1.500 orang sangat diapresiasi, anggota DPRD Kabupaten Kaimana dari DPC Partai Persatuan Pembangunan Kaimana, Yehadi Al hamid.

“Kami sangat merespon positif program penerimaan bintara noken sebanyak 1.500 orang yang akan dibuka pendaftarannya dalam waktu dekat di polda papua barat dan direkruitmen dari masing-masing polres. Kami harap seleksi penerimaan anggota Polri semakin baik,”Ucap Yehadi Al hamid

Oleh karenanya, dalam proses perekrutan bintara noken dimaksud diharapkan harus ada kemudahan dan keberpihakan kepada orang asli papua (OAP). Agar lewat kesempatan ini mereka juga dapat mengabdi bagi NKRI, secara khusus di daerah wilayah papua barat.

Adapun alasan harus diprioritaskan, menurut Yehadi, karena merekalah yang akan bertugas kembali dan mengetahui karakter situasi kondisi daerahnya sendiri.

” Ini suatu yang baik dan kami mendukungnya, oleh karena itu penting, karena mereka ini akan kembali ke daerahnya karena mereka yang tahu karakteristis daerahnya, dan saya berharap dalam perekruitmen ini ada keberpihakan artinya mungkin ada yang kurang misalnya kurang 1 centi meter jangan itu menjadi alasan untuk mempersulit putra dan putri OAP untuk mengabdi lewat kesempatan polisi noken ini,”Harap Yehadi.

Sementara menyangkut dengan rekomendasi yang menyatakan keapsaan orang asli papua, menurut yehadi, alangkah eloknya bisa mengunakan lembaga adat yang ada di daerah seperti dewan adat, karena berbicara soal lembaga kultur yang adalah MROB berkedudukan di provinsi meskipun ada perwakilan dari setiap daerah yang ada di provinsi papua barat.

” Itu perlu, tapi mungkin untuk rekomendasi MRP itukan diprovinsi walau ada perwakilan dari masing masing daerah, jadi mungkin rekomendasi ketua Dewan Adat itu bisa, jangan lagi ada titipan lagi,”Ujarnya

Dengan quota 250 orang untuk penerimaan polisi noken diwilayah hukum polres kaimana, diharapkan bisa mengakomodir putra dan putra papua yang ada didaerah kalaupun kurang bisa ditambahakan dari mereka yang non papua yang lahir besar dan hatinya untuk kaimana. [JO/RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *