Firman Mando : Ketahanan Stock Beras Manokwari, Aman Jelang Nataru 2019/2020

MANOKWARI, gardapapua.com — Kepala Pimpinan Cabang Bulog Manokwari Firman Mando, saat ditemui (6/12/2019) diruang kerjanya mengatakan, berdasarkan jumlah Data Badan Logistik (Bulog) Manokwari, stok beras pada gudang bulog Manokwari aman hingga dua bulan ke depan.

Dimana pada kesiapannya, jumlah stock yang juga membawahi kabupaten Manokwari selatan, kabupaten teluk bintuni, kabupaten teluk wondama dan kabupaten pegunungan arfak, dalam rangka hari – hari besar dan menyambut natal 2019 dan tahun baru 2020 mendatang, dari sisi pelayanan serta kesiapan ketahanan stock cukup aman untuk menyambut nataru 2019/2020.

” Jadi untuk masyarakat manokwari khususnya tidak usah kuatir. Stock kita digudang cukup aman. Karena stock yang kita kuasai ini ada sekitar kurang lebih ada sekitar 1.300 ton beras di gudang manokwari. Dimana ketahanan stocknya bisa sampai 2 bulan kedepan. Jadi bisa sampai januari 2020 nantinya,”Ungkapnya

Ditambahkannya, bahwa dalam minggu kedua desember 2019 ini, perum bulog cabang manokwari akan menerima lagi sejumlah 1.500 ton kiriman beras medium yang berasal dari jawa timur.

” Yang masuk ini nanti untuk pelayanan TNI/Polri dan PNS di lima kabupaten/kota,”Paparnya

Selain itu, sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat tani lokal, dijelaskannya, bahwa kantor cabang bulog cabang manokwari sangat antusias dan menerima adanya petani yang ingin menjualkan hasil stock panen padinya di Bulog Cabang Manokwari.

” Yang pada intinya untuk stock beras akan aman. Karena kami bulog sangat antusias terima beras lokal petani, selain mendapatkan juga kiriman suplay beras dari luar manokwari,”Jelasnya

Selain jumlah stock beras yang cukup, Firman menegaskan, bahwa jumlah stock bahan pokok (bapok) berupa gula pasir dengan jumlah ketersediaan ada 100 ton, yang juga akan disiapkan dalam rangka pelaksanaan pasar murah yang dijadwalkan akan di gelar pada 12 – 14 desember 2019, di Mapolda Lama, Manokwari.

” Ada minyak goreng kita sebanyak 14.000 liter, dan ini cukup banyak. Sehingga kami menghimbau masyarakat tidak perlu kuatir. Dan juga kami ucapkan terima kasih atas kerjasama tim TPID daerah Papua Barat, yang turut serta mengawal dan rutin berkoordinasi akan jumlah ketersediaan bapok jelang nataru 2019/2020 mendatang ini dengan baik,”Tukasnya. [Ian/Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *