Telan Puluhan Milyar, Pembangunan Gedung DPRD R4 di Desak Segera Rampung

WAISAI, gardapapua com – Pemerintah kabupaten Raja Ampat di desak agar tegas mengingatkan para pihak kontraktor mempercepat pembangunan Gedung Kantor DPRD Raja Ampat.

Pernyataan ini dilontarkan oleh Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Raja Ampat Yoris Rumbewas mengingat, bahwa anggaran terkait pembangunan gedung megah wakil rakyat DPRD di Kabupaten Raja Ampat itu telah digelontorkan cukup besar, sehingga pelaksanaannya patut dirampungkan segera sesuai tenggat waktu hari kalender kontrak kerjanya.

” Anggaran yang sudah di Anggarkan Pada TA 2018 sebesar Rp. 10 Milyar dan juga dari APBD induk T.A 2019 Rp. 10 Milyar. kami juga harap sehingga sebelum Tahun 2020 gedung DPRD Raja Ampat sudah mencapai 70- 80 Persen dan cepat proses penyelesaiannya sesuai waktu pembangunannya,”Jelas Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Raja Ampat Yoris Rumbewas, Kamis (23/5)

Sementara progres capaian realisasi pembangunan gedung ini baru tahap pembangunan tiang dasar. Oleh karena itu, pembangunan gedung ini perlu di kawal terutama kepada pemerintah daerah melalui dinas terkait agar mendukung Pembangunan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Raja Ampat ni.

” Berdasarkan hasil peninjauan di lapangan yang kami saksikan sama-sama dari beberapa Komisi salah satunya Ketua Komisi C, dan Juga Sekretaris Komisi C. Sebab kami dari lembaga sangat mendukung pembangunan dari Pemerintah daerah dan juga mengevaluasi termasuk proyek pembangunan yang sedang dilaksanakan,”Jelasnya

“Saya Ketua Komisi B, berharap sehingga sebelum Tahun 2020 gedung sudah mencapai 70- 80 Persen bisa selesai,”Tambahnya.

Adapun direncanakan pada sidang anggaran perubahan T.A 2019, jajaran Legislatif yakni DPRD Raja Ampat akan mendorong kembali penambahan biaya pembangunan gedung DPRD Raja Ampat ini, senilai Rp. 20 Milyar.

“Kita akan dorong lagi sebanyak Rp. 20 Miliar di tahun ini, dan harapan kami ini dapat dirampungkan segera, “Tukasnya. [Drk/Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *