Rian Renyaan Mofu Nahkodai UKM-KMK Unipa 2019 – 2020

MANOKWARI, gardapapua.com — Rian Renyaan Mofu terpilih sebagai Ketua Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Keluarga Mahasiswa Katolik (KMK) Universitas Papua Periode 2019-2020.

Hal itu diputuskan pada Musyawarah umum ke XVI bertempat di Aula Fakultas Sastra dan Budaya Unipa, Sabtu (18/05) kemarin.

Ketua panitia, Engelbertus W.A. Nuhuyanan menyampaikan bahwa tujuan musyawarah ini untuk memilih kepengurusan baru karena telah berakhirnya masa jabatan pengurus yang lama.

Adapun tema kegiatan
“UKM-KMK sebagai wadah pembentukan karakter anggota yang berjiwa pemimpin” dan Sub Tema ” melalui musyawarah umum ke XVI ini, anggota UKM KMK Unipa menjadi pribadi yang responsif terhadap organisasi, kampus, gereja dan masyarakat”.

Mewakili alumni dan senior UKM KMK Unipa, Yohanes Ada Lebang menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada pengurus yang lama dibawah kepemimpinan Andreas Rema Keo atas pengabdian dan loyalitas membawa organisasi dalam pembinaaannya.

Lebang berharap, agar proses kaderisasi ini terus berjalan dengan manjaga kebersamaan, kekompakan dan mampu membagi waktu secara baik karena merupakan pilihan dalam berorganisasi untuk melatih diri sebagai calon pemimpin masa depan serta mampu membuka diri dan bermitra secara baik.

Sementara itu, Wakil Rektor III Unipa yang diwakili koordinator Umum UKM Unipa, Baso Daeng secara resmi membuka kegiatan. Pada arahannya Baso Daeng menyampaikan tentang kebanggaannya, sebagai salah satu organisasi keagamaan dengan aksi nasionalis yang dilaksanakan dikampus dan berharap agar terus terpelihara oleh semua kader dengan berbagai keterbatasan yang ada dengan dukungan kampus, karena semua ini bagian dari proses penting yang harus dilalui secara bersama sama.

Kepada Ketua terpilih, dirinya berharap untuk menerima amanah organisasi secara baik dalam memajukan organisasi jauh lebih baik kedepan.

” Kepada ketua dan pengurus yang lama agar tetap menjadi kolega untuk tetap mendampingi dan memberikan motivasi bagi kejayaan organisasi khususnya dalam menciptakan karakter pemimpin atas dasar kekatolikan,”Himbaunya berpesan. [Ik/Red/Rls]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *