Palang Jalan, Masa Tuntut Polisi Periksa Bawaslu

MANOKWARI, gardapapua.com —
Ratusan warga sanggeng, Rabu pagi, (15/05), melakukan pemalangan tepat di perempatan kopal jalan Yossudarso dan jalan pahlawan dengan membakar ban bekas, selain ban bekas, warga juga menggunakan baliho dan kayu serta batu yang ditempatkan tepat di tangah jalan.

Aksi ini, merupakan tindakan yang dilakukan masyarakat meminta jajaran penegak hukum, dalam hal ini Kepolisian di Manokwari untuk menindaklanjuti aspirasi mereka dengan memeriksa sejumlah pihak penyelenggara pemilu tahun 2019 di Manokwari, salah satunya pihak Bawaslu Kabupaten Manokwari.

Akibat pemalangan tersebut, arus lalu lintas dari arah kota serta wosi menuju sanggeng dan sebaliknya, terpaksa tidak dapat melanjutkan perjalanan dan terpaksa memutar kendaraan dan mencari jalan alternatif.

Markus Yenu, selaku koordinator aksi saat diwawancarai mengatakan, aksi yang dilakukan adalah bentuk kekecewaan mereka terhadap KPU Manokwari selaku penyelenggara pemilu dan Bawaslu sebagai pengawas yang dinilai tidak dapat melaksanakan tugas mereka dengan baik.

“Tangkap’Bupati, tangkap ketua KPU, tangkap ketua Bawaslu,mereka tidak becus menyelenggarakan pemilu.”Tegas Markus.

Sementara itu, Corneles Yenu, salah satu simpatisan seorang caleg, kepada awak media menanambahkan, pihaknya memiliki bukti adanya kecurangan yang dilakukan oleh Panitia Pemilihan Distrik, PPD Manokwari Barat yang juga diketahui oleh Bawaslu dan KPU.

Bahkan menurut dia, seorang Bupati yang adalah sebagai pembina politik juga terlibat dalam kecurangan tersebut.

“Kami sudah serahkan bukti kecurangan kepada bawaslu dan kepolisian, namun sampai saat ini kami belum apakah laporan kami sudah diproses atau belum,”kata Yenu.

Walau sempat tegang, namun aksi pemalangan di perempatan kopal, jalan Yossudarso berjalan aman, ban bekas yang sempat dibakar akhirnya dipadamkan oleh beberapa warga setelah kapolres Manokwari, AKBP Adam Erwindi dan kapolsek Kota, AKP Zawal halim berhasil bernegosiasi dengan warga. [KK/Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *