Di Restui, ‘JUPE’ Manokwari Raya Siap Di Rangkul FJPI

JAKARTA, gardapapua.com — Ketua Umum (Ketum) Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) masa Bakti 2018-202 Uni Lubis mengatakan, dirinya sangat mengapresiasi dan merestui agar upaya pembentukan FJPI ditingkat Kabupaten Manokwari Papua Barat dapat segera terealisasi merangkul para Wartawan atau Jurnalis Perempuan alias ‘Jupe’nya Manokwari Raya.

Hal ini dengan harapan, agar FJPI dapat berkembang tidak hanya ditingkat Pusat, namun merata hingga ditingkat Provinsi dan Kabupaten lainnya se indoonesia.

“Silahkan saja FJP manokwari dibentuk, selagi memenuhi syrat dan ketentuan AD/ART FJPI,”Kata Uni Lubis, saat ditemui Ketua dan Perwakilan FJPI Manokwari, di Jakarta, Kamis (22/11/2018).

Ditekankannya, bahwa Wartawatan atau Jurnalis Perempuan yang aktif melalukan tugas dan rangkaian karya jurnalistik, bisa membentuk FJPI dengan syarat wajib memenuhi ketentuan AD/ART.

Karena bersifat Forum, Uni Lubis berpesan, Agar anggota FJPI wajib mempererat silaturahmi antara Wartawan Perempuan dan saling mendukung dalam hal profesionalisme Jurnalis perempuan lewat pelatihan, sarasehan juga sejumlah kegiatan lainnya.

“Jadi kalau nanti kepengurusan Manokwari sudah dibentuk dengan proses yang benar, maka nanti akan dikukuhkan,”Cetus mantan komisioner Dewan Pers selama enam tahun ini mengatakan.

Uni Lubis, yang juga keseharian selaku Pemimpin Redaksi (Pimred) IDN Times ini turut menyarankan, agar dalam proses pengukuhan pengurus FJPI Manokwari Raya nantinya, melalui proses pemilihan yang dilakukan secara musyawarah mufakat meskipun voting dimungkinkan dalam demokrasi.

“Buat apa bersaing rebutan posisi? Gak akan dapat keuntungan ekonomi maupun politik kok di FJPI. Yg ada harus sediakan extra time dan keluar uang ya. Misalnya untuk travelling teman-teman, Kan keluar biaya” Tegasnya mengingatkan.

Uni Lubis juga menegaskan bahwa, untuk seluruh kepengurusan FJPI baik tingkat Pusat, Provinsi dan Kabupaten tidak dibolehkan memanfaatkan dana APBN dan APBD kecuali melalui Dewan Pers.

” Saya pesan, Kerjasama dengan lembaga pemerintah dimungkinkan dalam bentuk fasilitasi pelatihan dan pendidikan,”Jelasnya

Sementara itu, menanggapi hal ini, ketua terpilih FJPI Manokwari Fenti Rumbiak mengatakan, dengan telah direstui langkah FJPI Manokwari Raya usai pertemuan dengan ketua FJPI Pusat di Jakarta tersebut, sangat bersyukur karena upaya pembentukan FJPI Manokwari tersebut disambut baik oleh Ketua FJPI Uni Lubis, selagi kepengurusan itu memenuhi syarat dan ketentuan.

” Kami Wartawan Jurnalis Perempuan di Manokwari Raya, membutuhkan sebuah wadah yang menaungi kami para Jurnalis Perempuan. Memang benar, sudah adanya Cabang FJPI PB yang berkedudukan di kabupaten Sorong yang diketuai Ibu Olha. Namun dengan kondisi jarak Antar Manokwari-Sorong serta biaya, kami tidak mampu menjangkaunya. Contoh Seperti beberapa waktu lalu, FJP PB melakukan aksi galang Dana untuk Palu di Kab Sorong kami tidak dapat bergabung karena kondisi dimaksud,”Ucapnya

Fenti juga menegaskan, bahwa dengan terbentuknya FJPI Manokwari Raya nantinya, dirinya tidak bermaksud menandingi FJP Papua Barat yang telah ada, namun membutuhkan wadah ini sehingga upaya pembentukan FJPI Manokwaripun dapat dilakukan dengan baik dan mendapat dukungan nantinya.

” Keinginan menandingi itu tidak ada sama sekali dibenak kami. Karena kami paham aturannya. Hanya saja wilayah geografis inilah yang semestinya kita bersama pikirkan solusi tersebut secara baik,” tandasnya.

Sehingga dengan terbentuknya FJPI Manokwari, diharapkan hubungan antara Wartawan perempuan akan semakin terjalin kebersamaannya, serta mendukung program kerja FJPI merata hingga ke daerah.

Selanjutnya, persyaratan sesuai AD/ART akan segera penuhi dalam proses pembentukan FJPI Manokwari setelah tim perwakilan kembali ke manokwari.

“Hasil pertemuan dengan ketua FJPI akan saya sampaikan kepada anggota FJPI Manokwari Raya untu diketahui bersama” tutupnya.[GG/red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *